Faktual.net, Takalar, Sulsel-Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pembangunan tahap pertama sebanyak 40 unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Takalar.
Program senilai Rp7 miliar tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye di Desa Pa’nyangkalang, Kecamatan Laikang, Jumat, 19 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat Takalar, khususnya melalui program bantuan rumah layak huni bagi warga kurang mampu.
Menurut Daeng Manye, berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, jumlah warga yang masuk kategori desil 1 atau miskin ekstrem mencapai sekitar 25 ribu keluarga, sementara desil 2 atau miskin mencapai sekitar 24 ribu keluarga.
Secara keseluruhan terdapat sekitar 50 ribu keluarga yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak.
“Program ini sangat membantu masyarakat kami. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi menjadi tempat pendidikan pertama bagi anak-anak, tempat membangun karakter dan masa depan keluarga,” ujar Daeng Manye.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah wilayah seperti Laikang, Sanrobone, Mappakasunggu, dan Mangarabombang menjadi kantong masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan program perumahan.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan. Menurutnya, dari 10 indikator kemiskinan yang digunakan pemerintah, enam di antaranya berkaitan langsung dengan kondisi rumah, seperti dinding, atap, lantai, sanitasi, akses air bersih, dan listrik.
“Kalau kita mengintervensi persoalan rumah, berarti kita sudah menyelesaikan sekitar 60 persen faktor yang menyebabkan seseorang masuk kategori miskin. Karena itu program rumah layak huni menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kemiskinan,” jelas Andi Sudirman. Ia juga mengajak ASN dan masyarakat mampu untuk bergotong royong membantu warga yang membutuhkan perbaikan rumah.
Di hadapan masyarakat penerima bantuan, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyatakan kesiapan Kodam XIV/Hasanuddin untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan 40 unit rumah layak huni tahap pertama di Kabupaten Takalar dapat segera rampung dan menjadi hunian yang aman, sehat, serta nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
















