Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadlineInspirasiPertanian

Petani Muda HKTI Cabang Gowa dan Ketua Poktan A’juluero, Kunjungi Petani Cabai Paprika di Pallangga

×

Petani Muda HKTI Cabang Gowa dan Ketua Poktan A’juluero, Kunjungi Petani Cabai Paprika di Pallangga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Gowa, SulselPetani muda Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPC Gowa dan Ketua Poktan A’juluero, kunjungi petani cabai paprika di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Haris Daeng Mangung selaku pengurus Kecamatan Barombong, kunjungi petani cabai paprika di Kelurahan Tetebatu, Selasa (06/07/2021).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Riswan yang juga petani muda sekaligus ketua kelompok tani A’juluero, Kecamatan Barombong.

Kedatangan pengurus Petani Muda HKTI DPC Gowa dan Ketua Kelompok Tani A’juluero, disambut positif oleh Sulaiman Daeng Bundu sebagai petani Cabai jenis Paprika.

Jenis cabai yang dibudidayakan Daeng Bundu adalah Cabai Paprika kuning, Paprika merah dan jenis Cabai Katokkon asal Toraja.

Dia memamfaatkan pekarangan rumah dengan konsep “Green House” menggunakan media tanam polibag.

“Dalam kunjungan kami ke Green House budidaya tanaman cabai jenis Paprika dan Cabai Katokkon asal Toraja milik Daeng Bundu adalah untuk belajar teknik penanaman dan cara perawatan jenis cabai Paprika, karena jenis tanaman ini masih tergolong langkah dan rumit untuk di budidayakan serta rentang terkena penyakit,” ucap Haris.

Keterangan fhoto: cabai jenis Katokkon asal Toraja

Hal senada disampaikan oleh Riswan ketua Poktak A’juluero dari Kecamatan Barombong.

“Saya tertarik serta penasaran bagaimana teknik budidaya yang dilakukan oleh Daeng Bundu untuk bisa mengembangkan tanaman Cabai jenis Paprika. Karena jenis Cabai Paprika beda dengan Cabai biasa, dalam hal perawatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Polri Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke 80
Keterangan fhoto: Cabai Paprika Kuning

“Selain itu jenis Cabai Paprika belum pernah saya jumpai dikalangan petani di Kabupaten Gowa, khususnya di kecamatan Barombong,” tandas Riswan.

Ia berharap kedepan para petani khususnya petani muda dapat mengikuti konsep yang dilakukan Daeng Bundu untuk mengembangkan tanaman Cabai jenis Paprika dan Cabai Katokkon asal Toraja yang memanfaatkan pekarangan rumah menjadi “Green House” agar menjadi petani Maju, Mandiri dan Moderen.

“Tanaman Cabai Paprika yang saya budidayakan awalnya hanya coba-coba, kemudian seiring berjalannya waktu saya mulai menekuni dan tertarik mengembangkan, sampai saya buat Green House,” ucap Daeng Bundu.

Keterangan fhoto: Cabai Paprika Kuning dan Merah

“Saya berharap kedepan tanaman Cabai jenis Paprika bisa dikembangkan oleh petani di Kabupaten Gowa, agar bisa menambah pendapatan ekonomi para petani. Karena harga jenis Cabai Paprika masuk kategori mahal dan masih langkah,” tambahnya.

Ia berharap adanya perang aktif pemerintah ataupun dinas terkait untuk memperhatikan para petani yang melakukan inovasi-inovasi di bidang pertanian, yang memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sarana tanam agar tercipta petani Maju, Mandiri, dan Modern,” harap Daeng Bundu.

Reporter: Asywar 

Tanggapi Berita Ini