Example floating
Example floating
BeritaEdukasiKampus

Pertajam Nalar Kritis Kader, IMM Komisariat Fisip UHO Gelar Kajian Kebangsaan

×

Pertajam Nalar Kritis Kader, IMM Komisariat Fisip UHO Gelar Kajian Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar kajian, dihadiri puluhan kader yang berlokasi di pelataran Tugu, Sabtu (06/03/2021).

Kajian kali ini dengan mengangkat tema “Nalar Kritis Dan Gerakan Kader Dalam Menyikapi Isu Sosial Politik Dintinjau Dari Sisi Pancasila Sebagai Darul Ahdi Wa Syahada”. Tujuan kegiatan ini untuk membangun kesadaran berpikir kritis dalam menyikapi isu-isu sosial politik baik lokal maupun nasional, bernalar substantif dan bertindak cerdas.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Diskusi perdana bidang hikmah, dipandu oleh Immawan Agus selaku moderator, dengan menghadirkan pemateri Immawan Ridwan Ketua Bidang HIKMAH Pimpinan Cabang IMM Kota Kendari Periode 2018-2019.

Pandangan Muhammadiyah Pancasila Sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah yaitu menegaskan komitmen keislaman dan keindonesiaan yang dipahami Muhammadiyah. Hal ini diungkap oleh Ridwan.

Baca Juga :  Jelang APBD 2026, Rakyat Sinjai Tagih Keberpihakan Anggaran untuk Kepentingan Publik

Dalam kajian ini, Ridwan menegaskan nalar kritis itu harus ditanamakan dalam diri kader dan mampu memfilter isu-isu sosial Politik.

“Dalam bernalar kritis Itu harus berpikir secara mendalam dan tajam, perlunya kita mengadakan kajian-kajian empiris. Apalagi dalam berdakwah tentunya kita sebagai kader membutuhkan nalar kritis,” kata Ridwan dilingkar forum diskusi.

📷Ketgam: Foto bersama usai kajian di pelataran Tugu UHO, dan sebagai ajang silaturahim ikatan.

Disisi lain ia mengatakan, kader harus memiliki tri kompetensi dasar IMM yang merupakan landasan kader dalam bernalar kritis dan 6 penegasan IMM merupakan landasan pergerakan kader Ikatan.

“Bergeraklah dengan keseimbangan, spritualitas, intelektualitas dan humanitas, maka itulah setegak tegaknya idealisme,” pungkasnya.

Laporan: Immawan Agus
Editor: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit