Faktual.Net,Tidore. Sebagai salah satu organisasi kepemudaan yang intens melakukan perlawanan secara terbuka terhadap paham Radikalisme, Gerakan Pemuda Ansor diharapkan bisa menjadi salah satu organisasi yang kuat dan besar di Kota Tidore Kepulauan.
Pasalnya, Kehadiran GP. Ansor di Tidore sangat penting peranannya dalam membantu pemerintah untuk melawan Paham Radikalisme yang kerap merongrong semangat persatuan dan kesatuan di Republik Indonesia. Untuk itu, Posisi Ansor di Kota Tidore Kepulauan kedepannya harus diperkuat dan mampu menyebar sampai ke tingkat Kelurahan dan Desa.
“Melihat kondisi Negara saat ini, Ansor bisa bermitra dengan Pemerintah untuk kita menangkal Paham Radikalisme, sehingga dengan begitu kita tidak mudah dipecah-belah oleh kelompok tertentu, ” ungkap Dewan Penasehat GP. Ansor Provinsi Maluku Utara Muhammad Sinen saat menerima Silaturrahim Pengurus Cabang (PC) GP. Ansor Kota Tikep di kediamannya pada Senin, (26/8/19)
Lebih lanjut, Lelaki yang juga merupakan Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan itu mengatakan dalam upaya menangkal paham Radikalisme, dia berharap GP. Ansor Kota Tidore Kepulauan juga mampu bersinergi dengan ormas-ormas Islam lainnya untuk membangun konsensus bersama, demi terciptanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bernegara.
Selain membicarakan terkait sepakterjang GP. Ansor Kota Tikep ke depan, Muhammad Sinen yang akrab disapa dengan sebutan Ayah Erik itu berharap dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IV GP. Ansor Kota Tidore Kepulauan yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-11 September 2019 mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa harus melahirkan konflik yang berkepanjangan.
“Perbedaan pilihan itu sesuatu yang wajar, namun kita tidak boleh menjadikan perbedaan itu sebagai pemisah. olehnya itu penting bagi anak-anak muda Ansor untuk bisa saling mengikhlaskan dalam kepemimpinan. jadi saya harapkan dalam pemilihan nanti bisa melahirkan musyawarah mufakat,” tambahnya.
Senada disampaikan Ketua GP. Ansor Wilayah Provinsi Maluku Utara Salim Thaib yang turut hadir pada kesempatan tersebut, ia mengaku dengan melihat kondisi bangsa saat ini, GP. Ansor maupun Banser telah menyatakan sikap secara terbuka untuk melawan paham Radikalisme, Terorisme dan Rasisme. untuk itu, melalui silaturrahim tersebut ia harapkan kedepannya GP. Ansor di Tidore bisa tumbuh dan berkembang lebih baik.
Selain itu, Ansor diharapkan dapat berperan aktif dalam menangkal isu Radikalisme, Pasalnya isu Radikalisme ini sudah membooming diranah publik, akibat begitu masifnya gerakan Radikal di Indonesia yang ditandai dengan munculnya beberapa sekte, aliran, dan kelompok-kelompok baru yang mengatasnamakan Islam.
Fenomena Radikalisme dikalangan umat islam seringkali disandarkan dengan paham keagamaan yang sebetulnya tidak bisa dibenarkan juga karena pemahaman keagamaan yang sempit.
“Semoga di Tidore tidak ada kelompok yang menyebarkan paham Radikalisme,” tuturnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua GP. Ansor Kota Tidore Kepulauan Soepriadi Syahbuddin mengucapkan banyak terimakasih kepada Muhammad Sinen yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Konfercab IV GP. Ansor Kota Tikep, diapun bersepakat jika Paham Radikalisme, Terorisme dan Rasisme harus diberantas, karena paham tersebut merupakan paham yang dapat merusak tatanan generasi kedepan serta keutuhan berbangsa dan bernegara.
Reporter : Aswan Samsudin
















