Example floating
Example floating
Daerah

Pemain Bola Tim U-16 Kecamatan Tinanggea Tewas Disambar Petir

×

Pemain Bola Tim U-16 Kecamatan Tinanggea Tewas Disambar Petir

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Salah satu korban tersambar petir, Musta saat menjalani perawatan intensif di RSUD Konsel
Example 468x60

Faktual.Net, Konsel, Sultra. Nasib naas menimpa Feri (16), warga Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Dia tewas setelah tubuhnya disambar petir saat mengikuti Turnamen Bupati Cup 1 yang mempertemukan Tim U-16 Kecamatan Tinanggea VS Tim Kecamatan Buke.

Selain itu, korban lain tersambar petir yakni Musta (16) warga Desa Bungin permai Kecamatan Tinanggea saat ini masi mendapatkan perawatan intensif oleh pihak RSUD Konsel.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Diketahui, Feri merupakan salah satu pemain bola tim Kecamatan Tinanggea U-16, tewas disambar petir ketika bertanding di lapangan Kecamatan Palangga, Kamis, 20/2/2020, pukul 14.45 Wita.

Salah satu keluarga korban, Ita yang menyaksikan langsung kejadian itu mengatakan, kronologi terjadinya Feri disambar hingga tewas, bermula saat bertanding sepakbola dalam cuaca hujan deras disertai petir.

” Memang sebelum pertandingan, terdengar suara gemuruh dan langsung turun hujan disertai petir. Dan seketika juga korban tersambar petir,” katanya.

Secara tiba-tiba, lanjutnya, petir menyambar dua pemain Tim U-16 tinanggea yaitu Feri dan Musta yang seketika langsung tergeletak.

“Petir langsung menyambar mereka begitu saja, saat pertandingan sepakbola belum lama berlangsung,” ucapnya.

Atas peristiwa itu, lanjut Ita, kawannya mengetahui korban tersambar petir lalu menolong untuk dibawa ke Puskesmas Palangga. Tapi, melihat kondisi korban pihak rumah sakit langsung dirujuk ke RSUD Konsel untuk tindakan lebih lanjut.

Baca Juga :  Skandal Dugaan Penyimpangan Bansos di Manyampa, Warga Minta Audit Total dan Pengusutan Pihak Terkait

“Tapi sayang, tiba di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” ucapnya.

Dokter Umum RSUD Konsel, dr Mila yang menangani korban mengatakan bahwa korban tersambar petir itu tiba di RSUD Konsel sudah dalam kondisi tak bernyawa lagi.

“Tepat pukul 15.30 Wita korban tiba di rumah sakit dan kami langsung melakukan pertolongan dengan menggunakan beberapa alat medis. Tapi sayang nyawa korban tidak bisa tertolong karena kondisi korban sudah tidak bernyawa lagi,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan medis juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban tewas murni karena tersambar petir.

“Hasil pemeriksaan memang ditemukan beberapa luka masuk dan luka keluar. Tapi itu murni disebabkan korban tersambar petir,” katanya.

Dia juga menerangkan bahwa pihak keluarga korban juga telah menerima kejadian memilukan itu dan meminta untuk tidak di otopsi.

“Tadi orang tua korban sudah datang dan meminta ke pihak RSUD bahwa jenazah akan dibawah dirumah duka,” terangnya.

Dia menambahkan, korban lainnya yakni Musta saat ini masi dalam perawatan dokter guna pemulihan pasien.

Reporter: Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini