faktual.net, Konsel, Sultra. Program Studi Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam Enam Kendari (Prodi MM STIE 66) terus bergiat dalam upaya memperkenalkan dan mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melanjutkan pendidikan Paska Sarjana dikampus yang ber Slogan “More Than Other” tersebut.
Selasa siang, 1 Juli 2025, tim sosialisasi STIE 66 Kendari yang terdiri dari Dr. Abdul Hakim, SE.,MM.,Dr. Rince Tambunan, SE.,MM.,Dr. Indira Yuana, SE.,MM dan Ade Iman Muttaqien, SH.,MH tiba di kantor Badan Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (BMKKP). Kedatangan tim dalam rangka mensosialisasikan keberadaan Paska Sarjana dan keberadaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di STIE 66 Kendari.
Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala BMKKP, Tamrin, S.Pi.,MM yang juga merupakan alumni dari Paska Sarjana kampus tersebut. Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula Kantor dan dipandu langsung oleh Kepala Badan. Membuka acara, Tamrin, S.Pi.,MM memberikan testimoni saat dirinya berkuliah di STIE 66 Kendari. Beliau merasakan banyak sekali kemudahan – kemudahan yang diberikan oleh kampus ditengah kesibukannya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan berbagai macam kegiatan kantor.
Dia juga menjelaskan bahwa kampus tersebut membangun semangat kekeluargaan tentu dengan tidak mengabaikan nilai – nilai etika dan kode etik akademis. Dia juga mengajak pegawai kantornya yang ingin melanjutkan studi S2 agar menjadikan STIE 66 Kendari sebagai pilihan.
Dr. Abdul Hakim, SE.,MM sebagai ketua tim menjelaskan bahwa kampusnya memiliki akreditasi sangat baik. Dan kedepannya STIE 66 Kendari akan mengejar untuk memiliki akreditasi unggul. Selain itu, dia juga menyebut bahwa keberadaan program RPL bisa menjadi pilihan untuk berkuliah, sebab dengan mengambil program RPL maka waktu kuliah akan lebih singkat, sebab aktivitas kantor yang relevan dengan mata kuliah bisa dikonversi menjadi SKS.

Ditempat yang sama, Dr. Rince Tambunan, SE.,MM dengan senyum ramahnya mengatakan bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan saat berkuliah di salah satu kampus swasta yang ada di provinsi Sultra tersebut. Masalah perjalanan dinas kantor, masalah pembiayaan kuliah semua bisa dikomunikasikan. Pointnya kampus akan selalu memudahkan mahasiswa dalam berurusan.
Wanita berdarah Batak tersebut juga menjelaskan tentang perencanaan kampus yang akan membuka 4 Prodi ditahun 2026. Ke 4 Prodi tersebut adalah Sains Data, Teknik Informasi, Teknik Industri dan Program Strata 3 Manajemen.
Mempersilahkan audiens untuk bertanya, Kepala Urusan Tata Usaha BMKKP, Muttakin Amin Laure mengatakan ketertarikannya untuk kuliah di STIE 66 Kendari, maka untuk itu mereka akan mengurus izin belajar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan .
Ikbal yang juga PNS kantor tersebut menyatakan keinginannya yang besar untuk bisa Studi di STIE 66 Kendari tetapi saat semester genap. Menanggapi hal tersebut Dr. Rince Tambunan, SE.,MM yang turut diaminkan oleh Sekretaris Prodi Dr. Indira Yuana, SE.,MM mengatakan silahkan daftar saja dulu sambil mengurus izin dari Kementerian dan kita semua berdoa agar semuanya dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala.
Acara sosialisasi diakhiri dengan penyerahan voucher mendaftar pendaftaran S2 sebanyak 2 buah voucher dengan nilai masing – masing 500.000 rupiah.
Reporter : Aco RI
















