Example floating
Example floating
Daerah

Ombudsman RI Perwakilan Sultra “GERAM” Di Pelabuhan Torobulu

×

Ombudsman RI Perwakilan Sultra “GERAM” Di Pelabuhan Torobulu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Konawe Selatan. Kepala Perwakilan (Kaper) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sulawesi Tenggara (Sultra) geram kepada petugas medis dinas kesehatan kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Hal tersebut terjadi saat ORI Perwakilan Sultra melakukan inspeksi mendadak (sidak) dipelabuhan Torobulu pada Minggu, 10/6/2018. Sidak tersebut dilakukan dalam rangka memantau pelayanan publik terhadap pemudik yang akan menyeberang ke pelabuhan Tampo.

Saat mengunjungi Pos Terpadu Pelayanan Lebaran 2018 dipelabuhan Torobulu, Kaper ORI Perwakilan Sultra mendapati keadaan yang sangat membuat dirinya kesal. Pos Terpadu yang didalamnya tergabung beberapa unsur yakni : TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan tersebut terlihat tidak maksimal menjalankan fungsi pelayanan bagi pemudik. Penyebabnya, petugas kesehatan yang seharusnya berjaga di Pos Terpadu tersebut tidak menampakkan batang hidungnya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Menyikapi hal tersebut, Mastri Susilo selaku orang nomor satu di ORI Perwakilan Sultra segera sigap mengambil tindakan. Saat itu juga langsung ditelponnya Arsalim Arifin yang saat ini menjabat Wakil Bupati Konsel guna menyampaikan perihal tersebut.

Baca Juga :  Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh Bangun Tegaskan UKW Bukan Formalitas, Tapi Benteng Marwah Wartawan

Lebih kurang dua jam setelah perihal tersebut disampaikan kepada Arsalim, petugas kesehatan dari Puskesmas Amondo terlihat datang ke Pos Terpadu. Satu orang perawat laki-laki yang mengaku ditugaskan oleh kepala Puskesmas Amondo ini datang dengan mengendarai mobil ambulance.

Kedatangan perawat tersebut bukannya membuat keadaan semakin baik, malah membuat Mastri semakin kesal. Kekesalan tersebut sangat wajar, sebab petugas medis yang bernama Jumriadin tersebut datang tanpa membawa satupun peralatan medis. Akhirnya Mastri menyarankan perawat tersebut kembali ke Puskesmas guna melengkapi dirinya dengan peralatan medis setelah itu datang kembali ke Pos Terpadu guna menjalankan tugas. “Saya cek perawat tersebut, tidak ada satupun peralatan kesehatan yang dia bawa, bahkan alat tensi saja tidak dibawanya, akhirnya saya sarankan untuk pulang ke Puskesmas Amondo, lengkapi diri dengan peralatan kesehatan, dan datang kembali kesini untuk bertugas jangan lagi tidak datang” ucap Mastri.

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *