NSLIC/NSELRED Bersama Bappeda Sultra Mensosialisasikan Rencana Penyusunan Kajian Iklim Investasi & Daya Saing Daerah

65

Faktual. Net, Kendari. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan pertemuan para pihak (baca : stakeholders) di Same Hotel Kendari pada Jum’at, 28/9/2018. Kegiatan ini merupakan sub dari kegiatan Kajian Iklim Investasi dan Daya Saing Daerah yang sumber dananya berasal dari NSLIC/NSELRED. Kegiatan tersebut dibuka oleh La Ode Mustari, Karo Administrasi, Ekonomi dan SDA Pemprov Sultra.

Kegiatan yang berlangsung sejak jam 9 pagi sampai jam 11 siang tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan rencana kegiatan Penyusunan Indeks Iklim Investasi dan Daya Saing Daerah di Sultra kepada stakeholdes kunci sekaligus meminta masukan dan tanggapan dari stakeholders yang diundang khusus pada kegiatan tersebut.

Pihak Bappeda Sultra bersama NSLIC/NSELRED berharap agar proses pelaksanaan kegiatan Penyusunan Indeks Iklim Investasi dan Daya Saing Daerah di Sultra tersosialisasikan dengan baik, bukan itu saja pihak Bappeda Sultra dan NSLIC/NSELRED berharap agar para pemangku kepentingan (baca : stakeholders kunci memberikan dukungan dan komitmennya untuk bekerjasama secara teknis guna suksesnya kegiatan tersebut.

Pada kegiatan yang berlangsung khidmat ini, pihak Proyek NSLIC/NSELRED  Sultra menghadirkan Mukti Asikin dari Kinarya Asia Partner selaku narasumber.

Penyusunan indeks diperoleh dari dua sumber, yakni survei persepsi perusahaan dan pemerintah yang akan dilakukan melalui FGD (Focus Group Discussion) dan proses pengambilan data sekunder.

Midha Karim selaku koordinator survei kepada media mengatakan bahwa proses pengambilan data akan dimulai per 1 Oktober 2018 sampai 30 Oktober 2018. Pengambilan datanya akan dilakukan secara menyeluruh di 17 kabupaten/kota se-Sultra.

“Proyek NSLIC/NSELRED menunjuk Alpen Sultra yang kan bertugas melakukan survei di 17 kabupaten/kota dalam wilayah Sultra. Dan saya sendiri yang akan menjadi koordinator tentunya surveyor berasal dari tenaga-tenaga lokal didaerah yang selama ini menjadi mitra Alpen Sultra” kata aktivis perempuan Sultra ini.

Untuk diketahui bahwa NSLIC/NSLELRED adalah program kerjasama pemerintah Indonesia melalui Bappenas dana pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC). Proyek ini fokus pada peningkaytan kapasitas bagi pengembangan iklim usaha dan pengembangan ekonomi lokal dan regional.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :