Example floating
Example floating
Metropolitan

Musrenbang Kecamatan Penjaringan Bahas 363 Usulan

×

Musrenbang Kecamatan Penjaringan Bahas 363 Usulan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menggelar kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kecamatan, di ruang pola kantor Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (11/02/2020).

Camat Penjaringan, Depika Romadi mengatakan, berdasarkan hasil musrenbang di lima kelurahan jumlah total usulan masyarakat melalui rembuk RW sebanyak 363 usulan, dari jumlah tersebut setelah diverifikasi musrenbang kelurahan yakni usulan yang diteruskan pada tahun 2021 mendatang sebanyak 247 usulan dengan total anggaran sebesar Rp 73, 884, 729 miliar. Sisanya, teranggarkan pada tahun 2020 sebanyak 4 usulan, menunggu 44 usulan, serta di tolak sebanyak 68 usulan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Hasil pra musrenbang Kecamatan Penjaringan yakni usulan yang diverifikasi Kelurahan Kamal Muara ada 12 usulan dengan total anggaran Rp 1 miliar, Kapuk Muara ada 41 usulan terverifikasi total anggaran Rp 5 miliar, Pejagalan 62 usulan dengan total anggaran Rp 27 miliar, Penjaringan 100 usulan total anggaran sebesar Rp 37 miliar, dan Pluit 32 usulan dengan total anggaran Rp 3 miliar,”ungkap Depika.

Masih dikatakan Depika, permasalahan menahun di wilayah Kecamatan Penjaringan yakni, masih banyak lahan milik pengembang yang belum diserahterimakan kepada Pemda DKI, kecamatan dan kelurahan seringkali tidak mengetahui hasil tindak lanjut usulan yang diteruskan ke SKPD, serta infobank terkadang tidak sesuai dengan pelaksanaan dilapangan.

“Agar kelurahan dan kecamatan dapat mengetahui hasil tindak lanjut usulan yang diteruskan ke SKPD apakah diteruskan atau ditolak maka kami mengusulkan kedepan dibuatkan satu sistem,”ujar Depika.

Untuk hasil pra musrenbang kecamatan berdasarakan SKPD yakni, Dinas atau Suku Dinas Sumber Daya Air sebanyak 138 usulan, Dinas atau Suku Dinas Bina Marga sebanyak 100 usulan, Suku Dinas Pemuda dan Olahraga ada 39 usulan, Suku Dinas Perhubungan 29 usulan, Suku Dinas Kebudayaan 29 usulan, Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota 6 usulan, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan 5 usulan, 4 usulan untuk Suku Dinas Pendidikan Wilayah I, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi 2 usulan, Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las ada 2 usulan, serta Puskesmas Kecamatan Penjaringan sebanyak 16 usulan.

Baca Juga :  Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H - Semangat Berqurban Dalam Arah Transformasi Ancol

Sementara, Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra, yang hadir dalam kesempatan itu mengungkapkan, apresiasi terhadap warga yang telah mengusulkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rencana pembangunan ini. Meskipun kuantitas usulan tersebut masih lebih sedikit dibandingkan usulan pembangunan infrastruktur.

“Saya melihat Musrenbang Kecamatan Penjaringan ini masih banyak usulan infrastruktur, pembangunan sarana dan prasarana seperti penambahan atau perbaikan pompa. Namun di satu sisi kita berharap juga ada usulan berupa soft skill. Jadi bagaimana warga punya keterampilan, punya suatu kelebihan,” ungkapnya.

Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Jakarta Utara Hidayat Budiawan menerangkan, Musrenbang 2020 lebih mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas usulan. Hal ini tentunya berdampak positif pada efektifitas usulan yang diajukan.

“Pedoman kami untuk Musrenbang tahun ini yakni satu RT satu usulan jadi lebih efektif. Tapi bukan berarti mengunci satu RT satu usulan karena bisa mengusulkan dengan jenis usulan sama dengan RT lain. Dengan begitu secara kuantitas memang menurun, tapi kualitas usulan lebih baik,” tutupnya.(Johan/Amin)

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit