MoU Dengan Alfamidi, Bupati Konsel Harap Produk Petani Bisa Dipasarkan

51

Faķtual.Net, Konsel, Sultra. Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melakukan Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Midi Utama Indonesia Tbk atau yang lebih dikenal dengan nama lain yakni Alfamidi.
MoU dalam rangka kerjasama pengembangan usaha kecil dan mikro di Konsel Ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan sejahteraan masyarakat Konsel melalui pertumbuhan ekonomi. Hal ini disampaikan Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga ST MM saat mengawali sambutannya di Wonua Monapa, pada Senin, 7/10/2019.

Surunuddin Dangga dalam kesempatan itu berharap kerjasama antara Pemda dengan Alfamidi sebagai pengelola pasar modern (ritel) besar dapat membantu memasarkan produk para petani sekaligus juga membina pelaku UKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Konsel banyak memproduksi hasil pertanian organik seperti Jagung, Jahe tinggal pilih yang mana perlu dikembangkan yang mana tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Arsalim dan Sekda Konsel Tinjau Persiapan Lokasi HPS di Pudambu

Meski demikian, orang nomor satu di Konsel itu tak menampik bahwa saat ini sebagian para petani dan pelaku UKM di daerahnya masih mengalami kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari kualitas produksi maupun pengelolaan manajemennya. untuk mengatasi persoalan itu, kata Surunuddin, perlu ada pembinaan dari pemerintah dan pengusaha Alfamidi sebagai ritel besar dalam mewujudkan itu semua.

“Petani dan pelaku UKM di Konsel masi minim SDM. jadi, agar kesemuanya itu dapat berjalan dan efektif, perlu ada bimbingan serta pembinaan dari pemerintah dan pengusaha. makanya kita lakukan teken MoU dengan pengusaha salasatunya Alfamidi,” ucapnya.
Dia menuturkan, pembinaan UMKM di Konsel harus dilakukan dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun semua pihak diharapkan turut terlibat dalam membina pengembangannya.

Baca Juga :  Pemda Konsel Gelar Kegiatan Delineasi Batas Wilayah Administrasi Kelurahan dan Desa secara Kartometrik

“Termasuk kerjasama dengan pengelola pasar modern (ritel) seperti Alfa Midi, Indomaret dan lain lain. Pembinaan dan kerjasama ini dimulai dari hulu ke hilir agar keberadaan UMKM bisa makin tumbuh dan Berkembang,” katanya. Surunuddin juga menambahkan apa yang dilakukan diharapkan menjadi langkah awal bagi petani dan pelaku UKM untuk mendapatkan dukungan pemasaran dan ikut bersaing menguji kemampuan produknya dalam pasar moderen.

Reporter: Marwan Toasa

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :