Faktual.Net,Tidore,Malut. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, penguatan akhlak dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Ikatan Pemuda Pelajar Tambula (IPPT) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan.
Kegiatan yang mengusung tema “Aktualisasi Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW sebagai Kompas Moral di Era Digital” tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Kelurahan Tambula, Selasa (25/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Agus Taib. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah tidak hanya mengenang Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut dinilai semakin relevan di tengah perkembangan teknologi yang memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Kemajuan digital, menurutnya, perlu diimbangi dengan kemampuan menjaga etika, moral, dan akhlak.
Setelah ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan lantunan salawat kepada Nabi Muhammad SAW yang dibawakan Majelis Taklim Nurul Huda Kelurahan Tambula. Lantunan salawat tersebut menambah suasana khidmat dalam peringatan Maulid Nabi.
Kreativitas pemuda turut mewarnai kegiatan melalui penampilan puisi yang mengangkat sosok dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Penampilan tersebut menjadi bentuk kreativitas sekaligus ruang bagi pemuda untuk menyampaikan pesan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Ketua panitia, Rosmina Salim, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan masyarakat.
“Peringatan Maulid ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Terutama bagi generasi muda, nilai-nilai yang beliau ajarkan harus terus dijadikan pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujar Rosmina.
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antargenerasi.
“Di era digital seperti sekarang, kita ingin generasi muda tetap aktif dan kreatif mengikuti perkembangan zaman, tetapi tidak kehilangan nilai agama dan akhlak. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Tambula, Sajaudin Arifin, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Maulid Nabi yang melibatkan pemuda, TP PKK, Majelis Taklim Nurul Huda, serta masyarakat Kelurahan Tambula.
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial sekaligus membangun karakter masyarakat.
“Pemerintah kelurahan tentu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita mengambil teladan dari akhlak beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sajaudin.
Ia menilai, perkembangan teknologi harus diiringi dengan penguatan moral, terutama bagi generasi muda yang paling dekat dengan perkembangan media digital.
“Teknologi terus berkembang dan memberikan banyak manfaat, tetapi jika tidak dibarengi dengan akhlak dan pengawasan, tentu dapat memberikan dampak yang kurang baik. Karena itu, pembinaan moral generasi muda harus menjadi tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun pemerintah,” ujarnya.
Ketua Pemuda Tambula, Taib M. Ali, mengatakan pemuda memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai agama dan sosial di tengah perubahan zaman.
Menurutnya, tema Maulid tahun ini sangat relevan dengan kehidupan generasi muda yang semakin dekat dengan teknologi dan media sosial.
“Pemuda hari ini hidup di tengah perkembangan digital yang sangat cepat. Karena itu, kita tidak cukup hanya membekali pemuda dengan kemampuan teknologi, tetapi juga harus membangun karakter dan akhlaknya. Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang sangat penting bagi kita,” ujar Taib.
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan menjadi ruang bagi pemuda untuk berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin pemuda Tambula tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan zaman, tetapi ikut mengambil peran. Teknologi harus kita manfaatkan untuk berkarya dan memberikan manfaat, sementara akhlak Nabi Muhammad SAW menjadi kompas agar kita tidak kehilangan arah,” tutupnya.
Reporter: Sarif Noh














