Faktual.Net, Kendari, Sultra. Permasalahan Sampah semestinya tak hanya menjadi domain Pemerintah, dengan volume 260 Ton/Hari di Metro Kendari, harus menjadi fokus perhatian semua stokeholder yang ada. Untuk itu PLN Kendari menaruh perhatian besar dalam penanganan sampah.
Kongritnya, Senin (21/6/2021) Manager PLN UPDK Kendari, Muhammad Rusli Sain dan Musriyadi Pejabat Pelaksana PLN UPDK Kendari didampingi Arifin Rauf, Sekdis DLHK dan Sainul Latief, Kasi Pengurangan sampah dan limbah B3 bertandang ke Bank Sampah Berkah Mandiri Punggolaka.
Pemanfaatan dan pengelolaan sampah harus disikapi serius.” Harus ada sinergitas semua pihak.” celetuk Manager PLN UPDK Kendari disela-sela kunjungan penyerahan bantuan dan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Muhammad Rusli Sain mengungkapkan, PLN sangat konsen terhadap isu lingkungan dan mengambil peran nyata. Apalagi Sampah lanjut dia, kalau tidak terkelola dengan baik tentu akan berdampak luas pada pengurangan kualitas lingkungan.
”Sampah tidak meluluh soal limbah, tapi dari sampah justru menghasilkan rupiah”, ungkapnya. Ditempat yang sama, Arifin Rauf, Sekretaris DLHK memaparkan, Pemkot kedepannya bakal membuat Mart atau kios yang dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Ia pun merunut bila ihwalnya akan dimulainya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sendiri.
”Kita (DLHK, red) ada 700-an Honorer dan PNS, kalau belanjanya saja di Koperasi Bank Sampah, maka sudah bisa hidup Bank Sampah kita”, kata Arifin. Tak hanya menyediakan sembako, voucher listrikpun dapat ditukarkan di Bank Sampah. “Sampahnya disetor, ditimbang, dikonversi lalu dibarter dengan Sembako.” Beber Mantan Kabid Tata Lingkungan ini.
Bank Sampah Induk sebut Arifin hanya menjadi stimulan dalam pengurangan sampah, nanti harap dia, kegiatan pemanfaatan dan pengurangan sampah akan didorong ke kelurahan sebagai garda terdepan. Tidak sampai disini, pemanfaatan sisa sampah organic menjadi pupuk kompos juga dikunjungi Manager PLN UPDK Kendari yang berada di TPST Puuwatu.
Redaksi
















