Malik Ibrahim “Pemukulan Terhadap Aktivis HMI Bukti Satpol PP Kota Baubau Anti Nasionalis”

279
Malik Ibrahim, S.Sy (Kabid PAO Himpunan Mahasiswa Islam BADKO Sulawesi Tenggara)

Faktual.Net, Baubau, Sultra. Insiden Pemukulan terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Baubau pada Gerak Jalan Indah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 74 di Kota Baubau, Kamis 15/8/2019 mendapat kecaman banyak pihak.

Kabid PAO HMI BADKO Sultra, Malik Ibrahim kepada faktual.net pada Selasa, 20/8/2019 mengungkapkan tindakan pemukulan tersebut menggambarkan wajah pemerintah yang anti kritik dan Anti Nasionalis serta bukti nyata bahwa Satpol PP Kota Bau-Bau tidak profesional.

Baca Juga :  Pemkab Konsel Siapkan Bantuan Hukum Gratis Untuk Warga Kurang Mampu

“Sebab dengan alasan apapun Pemerintah Kota Baubau tidak dibenarkan memerintahkan Aparat Satpol PP nya untuk membubarkan paksa sampai memukul Peserta HMI, karena HMI hanya melakukan Variasi Barisan Bukan Ber Demonstrasi”, ungkap Malik Ibrahim.

Dia juga menambahkan bahwa persoalan peserta bawa Pamflet Kritikan dan Orasi itu wajar-wajar saja, semua peserta bebas untuk mengekspresikan Variasi Barisannya.

“Menurut saya, justru Satpol PP Kota Baubau dan Pemkot harus belajar banyak tentang Bernegara dan BerNasionalis dari HMI, harus diingat bahwa HMI berjasa besar dalam mempertahankan kemerdekaan ini bahkan menjadi alasan kemerdekaan lah kenapa HMI harus Lahir” tegas lelaki yang akrab disapa Ibe ini.

Baca Juga :  Rumah Dinas Puskesmas Andoolo Ludes Dilalap Sijago Merah

Aksi pemukulan tersebut sudah dilaporkan ke Polsres Kota Baubau dengan nomor laporan : LP/175/VIII/2019/RES BAUBAU, pada 15/8/2019. Adapun perkembangan kasus ini, kader HMI Cabang Baubau akan terus mengawal sampai tuntas.

Reporter : La Ode Haeruddin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :