Example floating
Example floating
NasionalRagam

LBP Hadiri Peresmian Tri Daya Cakti di Kompleks Museum Soesilo Soedarman

×

LBP Hadiri Peresmian Tri Daya Cakti di Kompleks Museum Soesilo Soedarman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Cilacap. Jateng – Ruang Tri Daya Cakti di dalam kompleks Museum Soesilo Soedarman, di Desa Gentasari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diresmikan oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pada Selasa, 21/ 07/ 2020.

Peresmian tersebut juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Arifin Tasrif, Kepala BASARNAS, Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Bupati Cilacap, Tatto Pamudji dan Ketua Dewan Kurator Museum, Indroyono Soesilo, yang dirangkaikan dengan menanam pohon kenangan di halaman Museum.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Ruang Tri Daya Cakti berisi koleksi miniatur Tank, Panser dan Meriam TNI-AD, melengkapi koleksi media luar ruang Museum, antara lain: Panser BRDM, Tank AMX-13, dan Tank PT.76, serta koleksi dokumen dan foto-foto tentang peran Jenderal TNI (Purn) Soesilo Soedarman dalam pembangunan dan pengembangan Korps Kavaleri TNI-AD.

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rasa hormat kepada mendianh Jenderal (Purn) Soesilo Soedarman yang telah mendidik, melatih, mengasuh dan menjadikan dirinya dan rekan-rekannya sebagai orang yang memiliki integritas tinggi untuk terus mengabdi kepada nusa dan bangsa.

“Sungguh banyak sentuhan-sentuhan Pak Soesilo kepada kami. Sekali lagi saya berterima kasih kepada Mas Indroyono Soesilo yang telah mengundang saya. Saya sangat terhormat bisa menandatangani prasasti di Museum ini,” ujar Luhut B. Pandjaitan.

Pada kesempatan tersebut, Luhut juga memberikan pesan kepada generasi muda mengenai pentingnya menjadi pribadi yang mempunyai integritas.

“Saya berharap kiranya museum ini bisa dipakai oleh generasi penerus untuk menggali peran tokoh-tokoh Nasional dan mengambil suri tauladan yang dapat dicontoh, menjadi generasi muda yang memiliki integritas, cinta tanah air dan selalu siap mengabdi untuk nusa dan bangsa seperti halnya Bapak Soesilo Soedarman,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Perikanan Kecewa Atas Kinerja BPK Denpasar Maupun Wilker Palu

Sementara itu Ketua Dewan Kurator Museum, Indroyono Soesilo menyampaikan tujuan diresmikannya Tri Daya Cakti adalah untuk menggugah semangat juang generasi penerus bangsa melalui napak tilas apresiasi perjalanan dan kiprah seorang tokoh Jenderal Soesilo Soedarman yang menapak karir sebagai prajurit TNI.

“Semoga dedikasi, pemikiran dan sumbangsih yang selama ini diberikan kepada bangsa dapat memberikan inspirasi bagi kita semua untuk lebih bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,” pungkas Indroyono.

Soesilo Soedarman lahir tahun 1928 dan melewati masa kecilnya di Desa Gentasari ini. Ia lulus Akademi Militer Yogya Angkatan- I tahun 1948 sebagai salah satu lulusan terbaik AM Yogya. AM Yogya merupakan cikal bakal AKABRI-Darat dan AKMIL di Magelang. Soesilo Soedarman juga ikut mendirikan Akademi Angkatan Bersenjata RI (AKABRI) pada tahun 1966.

Luhut B.Pandjaitan adalah alumnus Lulusan terbaik AKABRI-Darat Angkatan I, 1970 dan peraih Bintang Adhi Makayasa. Ia dan rekan-rekan seangkatannya dididik, dilatih dan diasuh oleh Komandan Divisi Taruna AKABRI, Kolonel Soesilo Soedarman, kurun waktu 1967 – 1970. Soesilo Soedarman wafat tahun 1997 saat menjabat Menko Polkam dengan pangkat Jenderal Purnawirawan. Sedang Jenderal (Purn) Luhut B.Pandjaitan menjabat Menko Polhukam, kurun 2015 – 2016.

Reporter : Rizal

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit