Faktual.net – Jakarta, April 2026 — Grup keroncong legendaris Krontjong Toegoe kembali memukau publik dalam perayaan King’s Day 2026 yang digelar di Erasmus Huis, Jakarta.
Perayaan tahun ini mengangkat tema air (water), yang menjadi simbol penting kerja sama antara Indonesia dan Belanda, khususnya dalam bidang pengelolaan air dan lingkungan.
Dalam penampilannya, Krontjong Toegoe membawakan repertoar lintas budaya yang memikat, termasuk lagu-lagu berbahasa Belanda seperti “Geef Mij Maar Nasi Goreng”, yang merupakan karya dari Willem Leonard ‘Wieteke’ van Dort, serta “Ajoen-Ajoen”, “Surabaja”, dan “Sarinah”. Lagu-lagu tersebut menggambarkan kedekatan historis dan kultural antara Indonesia dan Belanda.
Suasana semakin hangat dengan lantunan lagu-lagu Betawi seperti “Nonton Bioskop” dan “Keroncong Kemayoran”, yang menghadirkan nuansa khas Jakarta. Penampilan ditutup dengan lagu populer “Dancing Queen” yang sukses mengajak para tamu undangan bernyanyi dan menikmati suasana penuh kegembiraan.
Di antara para tamu undangan, tampak Yusril Ihza Mahendra yang turut menikmati jalannya pertunjukan.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa dirinya tidak asing dengan Krontjong Toegoe, mengingat pernah tampil bersama dalam salah satu sesi program Kick Andy beberapa waktu lalu.
Acara ini juga dihadiri oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta sejumlah tokoh penting lainnya, memperkuat nilai strategis King’s Day sebagai ajang diplomasi budaya dan hubungan bilateral.
Penampilan Krontjong Toegoe pada King’s Day 2026 tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bukti nyata bahwa musik keroncong mampu menjadi jembatan budaya lintas negara dan generasi, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di panggung internasional. (Red/JS)



















