Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
DaerahReligi

Kongres Umat Islam Indonesia VII Resmi Ditutup

20
×

Kongres Umat Islam Indonesia VII Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Pangkalpinang, Babel. Jum’at 28 Februari 2020 Kongres Umat Islam Indonesia atau KUII VII di Bangka Belitung ditutup secara resmi oleh Menteri Agama RI Facrur Razi. Sebelum resmi ditutup, dibacakan Deklarasi Bangka Belitung oleh Wakil Sekjen MUI KH Sholahuddin Al-Aiyub.

Menteri Agama mengatakan, banyak rumusan penting yang dihasilkan dari KUII VII ini. Ia berharap rumusan kongres dapat padat diterjemahkan dalam bentuk pedoman yang lebih detil agar dapat diimplementasikan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat secara nasional.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Kongres umat Islam tuntaslah sudah, mudah-mudahan bermanfaat bagi semua,” kayanya mengakhiri penutupan kongres dengan sebuah pantun.

Sebelumnya, Ketua MUI Bangka Belitung Dr. Zayadi Hamzah dalam sambutan penutupnya mewakili panitia mengatakan, pihaknya bersyukur KUII VII dapat dilaksanakan di daerahnya. Di sela kegiatan kongres yang padat, telah diadakan peletakan batu pertama kantor MUI Bangka Belitung oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin yang merupakah keberkahan tersendiri bagi warga Bangka Belitung.

Baca Juga :  DPD LSM Inakor Gowa Perkuat Konsolidasi Jelang Anniversary ke-5 di Malino

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman selaku tuan rumah juga mengucapkan terimakasih kepada MUI yang telah mempercayakan pelaksanaan KUII di provinsi kepulauan yang dipimpinnya dan menghasilkan deklarasi untuk seluruh umat Islam.

“Sepulang dari Pangkalpinang, negeri yang harmoni penuh dan toleransi, kita majukan umat kita, demi mewujudkan kemaslahatan umat Islam Indonesia. Semoga kongres ini dapat lebih menguatkan umat Islam sehingga menjadi role model, menjadi pemimpin peradaban, menengahi dan menguraikan problematika manusia,” kata Gubernur Erzaldi Rosman.

Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Djunaidi mengatakan, selama tiga hari pelaksanaan kongres, para peserta berkeliling ke masjid-masjid di kota Pangkalpinang dan berinteraksi langsung dengan msyarakat babel. “Jamaah subuhnya sangat semarak,” kata Kyai Muhyiddin.

Bangka Belitung adalah provinsi kepulauan yang mengunggulkan sektor pariwisata. Kyai Muhyiddin mengingatkan, pariwisata identik dengan hiburan-hiburan namun jangan sampai melanggar ketentuan ajaran agama Islam. (Lili)

Tanggapi Berita Ini