Komunitas MATA Ombudsman Terbentuk Di Sultra

27

Faktual. Net, Kendari, Sultra. Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan Training Of Trainer (TOT) MATA Ombudsman pada Sabtu, 20/10/2018 bertempat di Hotel Zenith Kendari. Komunitas MATA dibentuk ORI Sultra guna menjangkau wilayah Sultra yang tidak terjangkau disebabkan keterbatasan dari jumlah personil ORI yang ada di Sultra.

MATA sendiri merupakan akronim dari Masyarakat Anti Mal Administrasi. Peserta dari kegiatan ini terdiri dari pelajar, mahasiswa dan media dengan total jumlah peserta adalah 30 orang. Beberapa perwakilan pelajar yang hadir : perwakilan Osis SMAN 4 Kendari, Osis SMAN 1 Kendari, Osis SMKN 4 Kendari, Osis SMKN 1 Kendari. Dari kalangan mahasiswa ada perwakilan BEM UHO, perwakilan BEM UMK, perwakilan BEM Unsultra, perwakilan BEM Mandala Waluya, perwakilan HMI, perwakilan PMKRI dan perwakilan IMM ada juga perwakilan PMI Sultra, selebihnya adalah kalangan jurnalis.

Baca Juga :  Mastri Susilo "Sultra Harus Merdeka Dari Mal Administrasi"

Kepala perwakilan (Kaper) ORI Sultra Mastri Susilo dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang diselenggarakan hari ini adalah program dari ORI dalam rangka membangun jaringan eksternal guna mendukung ORI Sultra dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, tentunya jaringan ini bersifat relawan.

Dijelaskan oleh Mastri bahwa keberadaan ORI di Sultra yang telah berusia 6 tahun, memang belum maksimal melakukan kerja pengawasan sesuai harapan publik, hal ini sangat beralasan sebab personil ORI yang sangat terbatas belum mampu menjangkau seluruh wilayah Sultra dengan jumlah kabupaten/kota sebanyak 17 sementara jumlah asisten ORI Sultra saat ini hanya 7 orang.

“Kami akui bahwa ORI Sultra belum maksimal bekerja sesuai harapan masyarakat, diusia kami yang telah menginjak tahun ke 6 di Sultra masih banyak yang belum kami jangkau, ini sangat beralasan sebab personil kami masih sangat kurang, asisten kami hanya 7 orang, “ aku Mastri.

Baca Juga :  Mastri Susilo "Sultra Harus Merdeka Dari Mal Administrasi"

Dijelaskan lebih lanjut bahwa tujuan dari dibentuk dan diadakannya TOT MATA ini adalah untuk membangun komunitas eksternal diluar ORI guna menjadi mata, telinga dan mulut untuk melaporkan adanya temuan aktivitas mal administrasi ditengah-tengah masyarakat yang tidak terjangkau oleh ORI Sultra.

Pada kegiatan TOT ini peserta dibekali pemahaman tentang hal-hal apa saja yang masuk kategori mal administrasi, serta apa yang harus dilakukan oleh komunitas MATA  ketika menemukan aktivitas Mal Administrasi dilapangan.

Kegiatan TOT kali ini dibuat lebih menarik, peserta dibuat lebih aktif dengan penyampaian materi dari fasilitator dalam bentuk games dan diskusi. Adapun fasilitator pada TOT kali ini adalah asisten-asisten ORI Sultra.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :