Kenaikan Biaya Semester UNNU Menuai Sorotan Dari Kalangan Mahasiswa

95

Faktual. Net, Tidore. Kebijakan Pihak Universitas Nuku yang menaikan biaya semester dari nilai Rp. 750 Ribu menjadi 1 Juta persemester, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa Universitas Nuku angkatan 2018 yang kini telah memasuki Semester Dua. Pasalnya kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan agenda sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Universitas Nuku disetiap Sekolah-Sekolah (SMA), untuk masuk melanjutkan study di Universitas Nuku Kota Tidore Kepulauan.

Hal itu disampaikan Marlina Haerudin Mahasiswa Semester Dua Jurusan Agribisnis, dia mengaku saat sosialiasi yang dilakukan pihak Universitas Nuku di sekolahnya yakni SMA Negeri 2 Kota Tikep, menyampaikan bahwa biaya semster di Universitas Nuku merupakan kategori biaya semester paling murah dunia ahirat yakni 750 Ribu.

“Waktu sosialisasi itu pihak kampus menyampaikan biaya semester di Universitas Nuku paling murah dunia ahirat yakni Rp. 750 Ribu, hanya saja waktu itu yang hadir tidak ada rektor, namun saya kenal hanya para senior dan sejumlah dosen lainnya, tetapi sekarang kami bayar persemester sudah 1 juta,” ungkapnya saat berbincang dengan media ini di Kampus Universitas Nuku Kota Tikep pada Sabtu, (9/4/19)

Sementara menurut Afrisal Ridwan Mahasiswa Semester Dua Fakultas tekhnik juga mengaku hal yang sama, “Kalau sosialisasi disekolah kami (SMK Negeri 2 Tikep) itu rektor sendiri yang menyampaikan bahwa biaya semester bagi 750 Ribu,” tuturnya.

Senada disampaikan Irfais Naser mahasiswa Semester Dua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian dan kehutanan Universitas Nuku, dalam sosialisasi yang dilakukan oleh Pihak Universitas Nuku menyebutkan bahwa biaya semester bagi mahasiswa yang kuliah di Universitas Nuku terbilang sangat murah yakni senilai Rp. 750 Ribu, hanya saja setelah dirinya melanjutkan study di Universitas Nuku malah terjadi perubahan sehingga biaya semester yang dibebankan kepada Mahasiswa senilai Rp. 1 Juta.

“Saya alumni dari sekolah MAN 2 Kota Tikep, waktu itu ketika pihak kampus melakukan sosialisasi, Rektor sendiri yang bilang kalu kuliah di Universitas Nuku biaya semesternya senilai Rp. 750 Ribu, namun setelah kami masuk malah mengalami peningkatan 1 Juta,” jelasnya.

Untuk itu, irfais berharap pihak kampus setidaknya konsisten dengan pernyataan yang disampaikan melalui sosialisasi sebelumnya, sehingga dalam pembiayaan semester untuk mahasiswa angkatan 2018 tetap dengan standar harga sebagaimana Mahasiswa angkatan sebelumnya yakni senilai Rp. 750 Ribu.

“Kenaikan biaya semester ini hanya dibebankan untuk mahasiswa angkatan 2018, untuk 2017 tetap dengan biaya semester sebelumnya,” tuturnya.

Terpisah ketika diconfirmasi mengenai seputaran permasalahan di Universitas Nuku baik soal biaya semester maupun tuntutan mahasiswa Fapertahut sebelumnya dan pengakuan dosen yang belum mengajar karena tak mengantongi SK Prodi, hanya saja Rektor Universitas Nuku Idris Sudin masih berada di luar daerah dalam rangka mengikuti kegiatan sehingga belum dapat berkomentar, untuk itu ia berjanji akan memberikan penjelasan setelah ia kembali dari luar daerah.

“Saya sementara ada ikut kegiatan di luar, dan hari ini saya belum bisa komentar karena belum masuk kampus, insya allah di hari senin,” ujarnya saat dihubungi melalui telephone Sabtu, (9/4/19)

Sekedar di ketahui terkait dengan biaya semseter yang dikeluhkan mahasiswa ini juga mendapat pernyataan yang sama dengan Yayasan Universitas Nuku Kota Tikep Asrul Sani Soleman, dimana menurut dia Kampus Universitas Nuku merupakan kampus yang dengan pembiayaan termurah dimana senilai Rp. 750 Ribu.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :