Example floating
Example floating
Headline

Keluhan Warga Dijawab Aksi, Komunitas Muda Al-Maqam Swadaya Tambal Jalan Berlubang

×

Keluhan Warga Dijawab Aksi, Komunitas Muda Al-Maqam Swadaya Tambal Jalan Berlubang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Tidore,Malut. Keluhan warga terhadap jalan berlubang di Lingkungan Kuburan RT 01, Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan, akhirnya dijawab dengan aksi nyata. Bukan oleh pemerintah, melainkan oleh Komunitas Muda Al-Maqam yang secara swadaya menambal ruas jalan tersebut menggunakan dana kas komunitas dan donasi masyarakat. Pekerjaan berlangsung selama dua hari, 1–2 Agustus 2026, dan rampung pada Minggu (2/08/2026).

Ruas jalan di kawasan kompleks pemakaman itu merupakan akses utama masyarakat dan peziarah. Selama ini, kondisinya dipenuhi lubang yang membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Saat malam hari, risiko kecelakaan semakin tinggi akibat permukaan jalan yang rusak dan tidak rata.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Di tengah harapan masyarakat akan hadirnya perbaikan infrastruktur, para pemuda memilih mengambil langkah nyata. Mereka menilai keselamatan warga tidak seharusnya menunggu proses birokrasi yang panjang, sementara ancaman kecelakaan terus mengintai setiap hari.

Perwakilan Komunitas Muda Al-Maqam, Rusdi S. Usman, mengatakan gerakan tersebut lahir dari kesadaran bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya.

Kebersamaan Komunitas Muda Al-Maqam Saat Usai Bekerja Menambal Jalan Berlubang di Lingkungan RT 01 Kelurahan Tambula

“Kami sadar pemerintah memiliki banyak program dan keterbatasan anggaran. Namun, ketika persoalan di lingkungan kami belum juga tertangani, kami memilih bergerak. Keselamatan warga tidak boleh menunggu. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan seluruh biaya kegiatan, mulai dari pembelian material hingga kebutuhan operasional, berasal dari kas Komunitas Muda Al-Maqam yang kemudian diperkuat melalui donasi dan partisipasi masyarakat. Tidak ada bantuan anggaran pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  UMKM Toloa Curi Perhatian, Wawali Tidore Dorong Keripik Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga

“Kami tentu berharap pemerintah lebih peka terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan masyarakat. Jalan ini sudah lama dikeluhkan warga, tetapi belum mendapat penanganan. Sementara setiap hari masyarakat harus melintasinya dengan risiko kecelakaan. Gotong royong ini bukan untuk mengambil alih tugas pemerintah, melainkan bentuk kepedulian agar persoalan yang mendesak tidak terus dibiarkan. Semoga aksi kecil ini menjadi tamparan positif agar pemerintah lebih cepat merespons kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Komunitas Muda Al-Maqam, Abdurrahim Laha, menegaskan aksi tersebut bukan untuk menyalahkan siapa pun, melainkan sebagai pengingat bahwa persoalan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Jalan yang layak adalah hak masyarakat. Ketika warga akhirnya harus bergotong royong menggunakan uang sendiri untuk memperbaiki fasilitas umum, itu menjadi refleksi bahwa masih ada pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian lebih serius. Kami berharap pemerintah dapat melihat aksi ini sebagai aspirasi masyarakat, bukan sekadar kegiatan sosial. Semoga ini menjadi tamparan yang membangun agar persoalan-persoalan serupa tidak terus berulang,” kata Abdurrahim.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pemuda tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk mengurangi tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang aman dan layak bagi masyarakat.

Pekerjaan penambalan jalan akhirnya berhasil diselesaikan pada Minggu (2/8/2026). Melalui bakti sosial tersebut, Komunitas Muda Al-Maqam berharap akses jalan di Lingkungan Kuburan RT 01 kini lebih aman dilalui warga maupun peziarah. Mereka juga berharap aksi swadaya itu menjadi pengingat bahwa kepedulian masyarakat dapat menjadi pemantik, namun kehadiran pemerintah tetap menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan dirasakan seluruh warga.

 

Reporter:Sarif

Tanggapi Berita Ini
Example 468x60