Example floating
Berita

Berdiri dan Bertahan 29 Tahun Semata Karena Pertolongan Tuhan — HUT ke-29 GBI Volker Family Dipenuhi Kesaksian & Kesehatian

×

Berdiri dan Bertahan 29 Tahun Semata Karena Pertolongan Tuhan — HUT ke-29 GBI Volker Family Dipenuhi Kesaksian & Kesehatian

Sebarkan artikel ini

Faktual.net – JAKARTA UTARA – 20 September 2026 – Rasa syukur meluap memenuhi Gereja Bethel Indonesia Jemaat Volker Family, Jl. Pelita II No. 3, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu pagi, 20 September 2026, pukul 09.00 WIB. Jemaat berkumpul merayakan Ulang Tahun Gereja yang ke-29 — sebuah perjalanan panjang yang tak tercapai dengan kekuatan manusia, melainkan semata-mata karena pertolongan Tuhan Yesus Sang Kepala Gereja.

Bukan perjalanan yang mudah untuk berdiri dan bertahan selama hampir tiga dekade. Ibarat membalikkan telapak tangan, tidak ada yang instan dalam perjuangan membangun rumah Tuhan. Namun kesetiaan Tuhan terbukti: GBI Volker Family tetap berdiri kokoh, menjadi berkat, dan menjadi rumah bagi jiwa-jiwa yang mencari Tuhan.

IBADAH DIPIMPIN OLEH TIM PELAYANAN YANG BERSATU

Ibadah syukur dipimpin oleh Pdt. Tomy Renaldi yang berkolaborasi dengan Pdt. Milka Aprilya, S.H., M.Th., Selly, dan Emay Sitinjak. Keunikan tersendiri terlihat dalam kerjasama tim pelayanan yang saling mengisi, mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan merasakan kebaikan Tuhan yang nyata atas ulang tahun gereja setempat.

KESAKSIAN HIDUP YANG DIPULIHKAN — GABRIELLA RUMANGIT BERTOBAT 180 DERAJAT

Suasana semakin hidup dengan kehadiran tamu undangan khusus, Gabriella Rumangit, seorang kreator konten/TikToker yang hidupnya telah dijamah dan dipulihkan secara drastis oleh Tuhan. Bersama keluarganya termasuk mertuanya, Gabriella membagikan kesaksian yang menggetarkan hati: pertobatan sejati yang berbalik 180 derajat — dari hidup yang dahulu bertentangan dengan Firman Tuhan, kini hidupnya menjadi sumber berkat bagi banyak gereja dan banyak orang. Setiap konten yang ia buat bersumber dari pengalaman hidup sehari-hari yang luar biasa setelah Tuhan menjamah dan memulihkan hidupnya.

Tuhan tidak pernah terlambat. Hidup yang dulu jauh dari-Nya, justru diubah-Nya menjadi kehidupan yang memuliakan nama-Nya,” demikian kekuatan kesaksian yang disampaikan Gabriella di hadapan jemaat.

Baca Juga :  Babinsa Kodim 1409/Gowa Bersama Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Paranglompoa

FIRMAN DARI FILIPPI 2:2 — MENJAGA KESEHATIAN HINGGA TUHAN DATANG

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Dr. Elider Tampubolon, M.M., M.Th., mengambil pokok bahasan dari Filipi 2:2:

“maka sempurnakanlah sukacitaku dengan kesatuan pikiran, kesatuan hati, dan satu maksud.”

Pdt. Dr. Elider menekankan inti pesan ulang tahun ini: kesehatian adalah kunci untuk mempertahankan pelayanan yang telah diperjuangkan, sampai Tuhan Yesus datang kembali. Tidak ada pelayanan yang bertahan tanpa kesatuan. Tidak ada pertumbuhan gereja yang sejati tanpa hati yang satu dan pikiran yang satu. Inilah warisan paling berharga yang harus dijaga oleh setiap generasi di GBI Volker Family.

PENGUJIAN PUJIAN & PENUTUP YANG PENUH BERKAT

Acara diisi dengan pujian dan tarian yang membangkitkan semangat: tarian WBI Volker, tarian ABI, serta penampilan Remaja dan Pejabat Gereja — seluruh unsur pelayanan bersatu mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan.

Puncak acara berupa pemotongan kue ulang tahun, diikuti doa khusus untuk para Gembala dan seluruh pelayan Tuhan yang dipimpin oleh Pdm. Bernard Simare-mare. Doa yang dipanjatkan menjadi harapan sekaligus komitmen: tetap setia, tetap memimpin jemaat mendekat kepada Tuhan, dan terus membawa jiwa-jiwa kepada Kristus.

Acara ditutup dengan foto bersama dan santap bersamatanda persaudaraan yang hangat dan kesehatian yang nyata di tengah jemaat.

PENUTUP — SELAMAT ULANG TAHUN GBI VOLKER FAMILY 

Selamat Ulang Tahun ke-29, GBI Volker Family, Tanjung Priok, Jakarta Utara! Semoga Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja terus memberkati para Gembala, para pelayan, dan seluruh jemaat. Tetaplah setia, teruslah membawa jiwa kepada Tuhan, demi memperoleh hidup yang kekal. Amin.”
 
Red/Johan Sopaheluwakan/ Fridris Jimson S

Tanggapi Berita Ini