Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Berita

Kapolsek Cikande, Terima Kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Cikande

20
×

Kapolsek Cikande, Terima Kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Cikande

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Cikande, Polres Serang menerima kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Kecamatan Cikande (foto: istimewa)
Example 468x60

Faktual.Net, Serang, Banten – Kapolsek Cikande, Polres Serang menerima kehadiran Pengurus Forum Umat Islam Kecamatan Cikande, pada Hari Senin 14 Desember 2020 Pukul 11.00 WIB. Kapolsek Cikande.

Kompol M. Rizdky Salatun, S.IK mengatakan, kehadiran Saudara-saudara kita dalam rangka Penyampaian pernyataan sikap dari Forum Umat Islam Cikande/FPI atas kejadian penembakan di tol Cikampek dan penangkapan IBHRS oleh Polda Metro Jaya (PMJ).

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Jumlah yang hadir sekitar 25 orang peserta, selaku penanggung jawab kegiatan Saudara Supriyatna Ketua DPC FPI Cikande. Kemudian perwakilan melakukan Audiensi diruang kerja Kapolsek.

Kapolsek Cikande, didampingi
IPTU Dadang SW, SH. Wakapolsek Cikande,
– AKP Dodo Kanit Intel , AKP Dodo, sedangkan dari Perwakilan Ormas FPI Cikande
Ust. Supriyatna
Buya Bahrie
KH. Saepudin
Ust. Khotib
Ust. Wahyu
Ust. Kodim
Ust. Boim.
Menurut Rizdky, Ketua FPI Cikande Ust. Supriyatna mengucapkan banyak terima kasih, atas perhatian dan sikap kooperatif dari pihak Polsek Cikande menyambut kehadiran Forum Umat Islam/FPI Cikande tersebut.

Adapun tuntutan yang disampaikan Forum mengatasnamakan Forum Umat Islam Cikande dari berbagai kalangan ini bersatu jadi bukan hanya FPI saya ditunjuk utk mewakili dr forum antara lain ; Tentang kasus penembakan ormas di Tol
Cikampek.Tentang penangkapan IB.HRS melihat kejadian penangkapan tersebut itu sangat tidak masuk akal karena sebelumnya beliau sudah bayar denda sebesar Rp. 50 juta, dan kenapa yang anak Jokowi membuat pelanggaran saat kampanye di Solo itu dibiarkan jadi kami menuntut keadilan.

“Kami ingin Kapolsek menyampaikan aspirasi kita ke Polda Metro Jaya dengan menyampaikan sikap: Untuk bisa membebaskan IBHRS tanpa syarat.
Usut tuntas penembakan di Tol Cikampek
Stop kriminalisasi ulama, stop diskriminasi hukum jikalau penyampaian kami ini tidak disampaikan dan tidak ada respon dari PMJ,dengan terpaksa kami akan berangkat ke PMJ demi membela IBHRS,” ujar Ust. Supryatna.

Saya ingatkan kembali saya disini bukan mewakili FPI tetapi atas nama Forum Umat Islam Cikande.

“Harapan kami aspirasi kami ini tolong disampaikan ke pimpinan PMJ di Jakarta,” ungkap Ust. Supryatna lagi.

Baca Juga :  Warga Desak Evaluasi Kinerja Kepala Desa Ulujangang, Soroti Kepatuhan Jam Kerja
Kondisi Polsek Cikande

Ustad Saepudin Pimpinan ponpes LATAHZAN juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolsek Cikande, karena telah menampung aspirasi mereka.

Kami akan siap bekerja sama dengan pihak Polsek demi keamanan Kamtibmas di Cikande, tegas Ust. Saepudin Selain para Pengurus Forum/FPI, Pengacara Forum Umat Islam Cikande saudara Buya Bahri, mengucapkan terimakasih banyak.

“Kami selama ini selalu berkordinasi dengan
pihak Polsek tentang persoalan di masyarakat, dengan adanya kasus ini saya merasa ada diskriminasi keadilan.Saya berharap ada keniscayaan antara aparat polisi dengan masyarakat,” imbuh Buya.

“Jadi pada intinya kami tetap Pancasila
dan berdasar UUD 1945 akan tetapi dengan adanya kasus tersebut tergerak hati saya
untuk menyampaikan rasa ketidakadilan.
Dimohon kiranya Kapolsek Cikande dan
Jajaran untuk menyampaikan aspirasi
kami ke pimpinan PMJ,” pinta Buya.

Kapolsek juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pengurus dan Perwakilan Forum/FPI yang telah datang ke Polsek Cikande dengan cinta damai.

Rizdky menjelaskan, bahwa pada masa Orba dan sekarang itu berbeda mungkin dulu ada kriminalisasi ulama, tetapi sekarang itu sudah tidak ada. Hanya kepada individu, itupun yang jelas melanggar hukum, tegas Kapolsek

Berkaitan dengan kasus di tol Cikampek bahwa, informasi terakhir masih penyelidikan dan bukan kewenangan kami, tapi itu ranahnya PMJ Kapolsek menyampaikan, bahwa kita ini negara Pancasila mesti kita berbeda tapi kita tetap satu.

Terkait situasi pandemi COVID -19 Saya mohon kerjasamanya ke masyarakat, bahwa kita bukan melarang pengajian, tetapi di masa sekarang tidak diperbolehkan ada kerumunan masa yang banyak maka jikalau ada, hanya sebatas internal saja
intinya, Saya selaku Kapolsek akan segera menyampaikan aspirasi saudara sekalian ke pimpinan saya berkaitan dengan aspirasi saudara-saudara tersebut.

Perlu kiranya dilakukan penggalangan dan monitor kegiatan FPI DPC Cikande guna menjaga situasi kamtibmas yg aman dan kondusif di daerah hukum Polsek Cikande, Kapolsek mengakhiri.

Reporter : Oman.

Tanggapi Berita Ini