Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Humaniora

Jatuh Korban Di Kendari, HIMAPIKANI Korwil Sulawesi Nilai Kapolri Gagal

37
×

Jatuh Korban Di Kendari, HIMAPIKANI Korwil Sulawesi Nilai Kapolri Gagal

Sebarkan artikel ini
Alim Amry Nusantara (Koordinor Wilayah (KORWIL) Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) Wilayah VI Sulawesi)
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Tragedi berdarah tewasnya 2 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang terjadi saat Unjuk Rasa (unras) Aliansi Mahasiswa Sultra di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 26/9/2019 menuai banyak kecaman dari banyak pihak. Diantaranya, Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) Wilayah VI Sulawesi yang menyesalkan tindakan Aparat Keamanan atas insiden tembakan yang mengenai dada kanan salah satu mahasiswa perikanan UHO.

Menurut, Alim Amry Nusantara selaku Koordinator Wilayah (Korwil) HIMAPIKANI wilayah VI Sulawesi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk turun ke jalan menyuarakan keadilan dengan meninggalnya dua pejuang demokrasi itu.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Kami merasa kehilangan semoga kedua saudara kami mendapatkan tempat yang terbaik di sisinya. Kapolri harus bertanggung jawab atas aksi represif bawahannya saat menangani masa aksi kemarin. Saya juga mengharapkan kepada semua mahasiswa agar turun ke jalan meminta keadilan atas ini” imbuhnya kepada faktual.net pada 27/9/2019.

Ia juga menambahkan bahwa penembakan oleh pihak kepolisian sangat tdk sesuai SOP yang berlaku sebab peluru yang di tembakkan sangat keras hingga menyebabkan almarhum meninggal, olehnya itu dia menghimbau kepada seluruh teman” mahasiwa perikanan se-Sulawesi untuk turun ke jalan dan menyuarakan tuntutan sebagai berikut:

1. Turunkan Kapolri, Kapolda Sultra, dan Kapolres Kendari
Karena kami menilai Kapolri gagal dalam memberikan istruksi dan komando kepada bawahannya untuk tetap menjaga ketertiban dalam pengawalan demonstrasi di seluruh Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara yang menyebabkan 2 orang mahasiswa Perikanan dan Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) meninggal dunia.

2. Meminta kepada Propam Mabes Polri untuk mengusut tuntas dan adili pelaku penembakan yang mengakibatkan saudara kami Randi meninggal dunia pada saat aksi Penolakan RU KUHP dan Hasil Revisi UU KPK pada 26 September 2019.

Reporter : La Ode Subroto

Tanggapi Berita Ini