Faktual. Net, Muna. Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat jatah kuota sebanyak 290 orang, didominasi oleh tenaga kesehatan dan guru.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna,Rustam menyebutkan bahwa kuota CPNS untuk Muna sebanyak 290 orang dengan pembagian 125 orang guru,115 orang tenaga kesehatan dan 50 orang tenaga teknis, ditegaskannya bahwa kuota dan pembagian itu sudah final.
“Hari Senin kita akan bentuk panitia seleksi (pansel) lokal daerah dalam penyelenggara seleksi, untuk penerimaan kesehatan didominasi oleh keperawatan dan gizi sedangkan untuk guru yakni guru SD” ungkap Rustam pada Sabtu, 15/9/2018.
Lanjutnya bahwa dalam tes penerimaan pegawai masih tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan sistem passing greed secara online kemudian untik Seleksi Kompetesi Dasar (SKD) berupa Tes Kepribadian (TKP) nominal nilainya 148 kemudian Tes Intelegensi Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75.
Ia menambahkan, apabila ada satu indikator dari tiga indikator tersebut tidak mencukupi atau tidak sampai nilai minimalnya, boleh jadi peserta tes tersebut dapat dinyatakan gugur.
“Jadi bagi mereka yang tes passing greed harus jumlah akumulasi minimal 298 dan jikalau ada peserta mencapai nilai 300 lebih tapi tidal lolos SKD itu dikarenakan dari satu indikator tidak mencukupi atau tidak sampai nilai minimalnya” jelasnya.
Lebih lanjut Rustam mengatakan bahwa waktu pendaftaran sesuai juknis pada minggu ke dua September sampai minggu ke dua Oktober. Untuk persyaratan umur tidak berubah yakni 18-35 tahun per 31 Agustus 2018.
“Dalam rekrutmen ini tidak ada untuk tamatan SMA melainkan minimal tamatan D3 dan rekrutmen ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Muna” tutupnya.
Penulis : Abd. Rasyid Suyoto














