Example floating
Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Jalan Dataran Tinggi Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Kabupaten Gowa Bertindak Nyata

×

Jalan Dataran Tinggi Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Kabupaten Gowa Bertindak Nyata

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net Gowa.sulsel — 21 Februari 2026, Kondisi jalan rusak parah di sejumlah wilayah dataran tinggi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mulai dari desa bontolempanga, da  desa bontotanga hingga kini masih menjadi keluhan serius masyarakat. Akses yang berlubang, berlumpur saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan dinilai menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan warga di daerah pegunungan.

Warga menilai kerusakan infrastruktur tersebut membutuhkan perhatian lebih serius dari pemerintah daerah, terutama karena sebagian ruas jalan telah lama mengalami kerusakan tanpa perbaikan maksimal.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Situasi ini kontras dengan berbagai capaian positif yang dipaparkan pemerintah daerah dalam satu tahun masa kepemimpinan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin.

Dalam peringatan satu tahun kepemimpinan di Istana Tamalate, pemerintah menyampaikan berbagai indikator keberhasilan pembangunan. Hasil survei independen dari Jaringan Suara Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat menilai kondisi daerah semakin membaik, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah tinggi, dan pertumbuhan ekonomi melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

Bupati Gowa juga menegaskan komitmen pemerataan pembangunan agar seluruh wilayah, baik dataran rendah maupun dataran tinggi, merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.

Baca Juga :  Stop Bullying, Stop Kekerasan Seksual! SMAN 19 Makassar Perkuat Karakter Siswa Baru Lewat MPLS Ramah

Namun di lapangan, warga dataran tinggi menilai realitas belum sepenuhnya sejalan dengan komitmen tersebut. Mereka menyebut kerusakan jalan masih menjadi persoalan mendasar yang berdampak langsung pada mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau hujan turun, jalan hampir tidak bisa dilewati. Kendaraan sering terjebak, bahkan anak sekolah harus berjalan kaki cukup jauh,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Selain menghambat distribusi hasil pertanian, kondisi jalan juga dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada capaian statistik pembangunan, tetapi juga mempercepat perbaikan infrastruktur dasar yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat

Masyarakat dataran tinggi pun mendesak adanya langkah konkret, mulai dari perbaikan menyeluruh, peningkatan kualitas konstruksi jalan, hingga pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur agar tidak kembali cepat rusak.

Mereka berharap komitmen pemerataan pembangunan benar-benar diwujudkan secara nyata, sehingga kemajuan daerah tidak hanya dirasakan di pusat wilayah, tetapi juga menjangkau daerah pegunungan yang selama ini masih tertinggal dari sisi infrastruktur,

Reporter :  Sattu

 

Tanggapi Berita Ini