oleh

Ini dia ! Sekilas Pembangunan Butur dalam Expo 4 Tahun pemerintahan Abu Hasan dan Ramadio

Faktual.Net, Butur, Sultra. Penyelenggaraan Expo 4 (Empat) tahun Pemerintahan Abu Hasan dan Ramadio (ABR)  selaku Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara (Butur) berjalan dengan baik yang digelar di Islamic Center, Mina-Minanga, senin (17/02/2020). Pemerintah dititik beratkan menjalakan tugas Konstitusional, demi mewejudkan pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Hal itu diutarakan, oleh Bupati Butur, Abu Hasan. Dihadapan seluruh tamu undangan yakni Kapolres Butur, Wasis Susanto, Komdan Kodim 1416 Muna, febi Triandoko, Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) yang diwakili oleh WR I, La Hamimu. Serta di hadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopinda, Camat, Pendamping desa dan seluruh kepala desa, tokoh-tokoh masyarakat serta kalangan Aktivis se-Butur.

Suasa saat sebelum memulai kegiatan Expo 4 tahun Kepemimpinan Abu Hasan dan Ramadio, Mina-minanga, Islamic Centre, senin (17/02/2020).

Hal yang utama, ia mengungkapkan ada tiga tugas bagian dari upaya untuk melaksanakan tugas Konstitusiaonal sebagai bentuk transparasi pemerintahan ABR.

Dalam upaya transparasi pemerintahan ABR, kami selalu mengupayakan menjalankan Konstitusional sebagi bentuk Keterbukaan atas roda pemerintahan”, tutur Abu Hasan

Adapaun ketiga tugas  Konstitusional pemerintah tersebut yaitu :
Pertama, wajib menyampaikan laporan keuangan penyelenggaran pemerintahan kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat Gubernur.

Kedua, wajib menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Baca Juga :  Status ODP Di Tidore Menurun

Ketiga, wajib menyampaikan laporan ringkasan  penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat lewat Expo tiap tahun.

Abu Hasan, terus mengupayakan visi dan misinya  bisa tercapai demi kesejahtraan masyarakat, mulai dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan kualitas dan  infrastruktur jalan, tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan dan mendorong pertumbuhan Ekonomi.

“Kita membangun Butur dengan niat ikhlas, semua punya proses dan tahapan. Kita hanya butuh waktu untuk menuntaskan semua. walaupun pelan tapi pasti”, kata Pemimpin Lipu tinadea kono sara itu

Dia juga menambahkan Butur bisa bangkit dan maju ketika Sumber daya Manusia (SDM) unggul. Ia yakin dengan adanya upaya-upaya pengadaan sarana dan prasana serta peningkatan tenaga pengajar mampu meningkatkan SDM yang utuh.

“Upaya-upaya dalam meningkatkan SDM selalu menjadi prioritas. Lewat pengembangan central-central masyarakat. Butur bisa bangkit jika masyarakatnya unggul”, tambahnya.

Hal yang ia utarakan, tidak terlepas dari ucapan terima kasih dengan semua pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan pemerintahannya saat ini.

“Religius dan Berbudaya menjadi fondasi dasar untuk membawa kesejahtraan dan kemakmuran daerah kita tercinta, tetap kita junjung dan jaga nilai-nilainya”, Tutupnya.

Bupati Butur saat memaparkan keberhasilan kepemimpinannya selama 4 tahun berlangsung dari 2016 – 2020.

Perlu diketahui, pembangunan ABR selama Empat tahun, telah di rangkum oleh wartawan Faktual.Net dari pemutaran Film Dokumenter (17/02) di islamic Center.

Baca Juga :  Pastikan Lokasi Pemakaman Korban COVID 19 Aman, Polres Gowa Bangun Pos Pengamanan.

Presentase penduduk miskin turun dari 16,35 persen pada tahun 2016 turun menjadi 14,93 pada tahun 2018. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2016 sebesar 64,65 naik menjadi 67,13 pada tahun 2018. Tingkat pengangguran dari 2,39 persen turun menjadi 1,46 persen pada tahun 2018.

Selain itu, dibidang kesehatan terus meningkat. Tahun 2016 hanya 158, tahun 2019  bertambah menjadi 218 yakni 1 unit RSUD, Puskesmas rawat inap 6, puskesmas rwat jalan 4,  pustu/poskesdes 38, 4 unit posyandu dan 65 unit posbindu.

Bidang pertanian, Butur berhasil memperkenalkan padi Organiknya di kanca internasional dan dipastikan kedepan bisa menjadi pusat perekonomian di Sultra.

Terakhir bidang pembangunan terdiri dari Pembenahan 12 Rumah Ibadah, pembukaan jalan penghubung Lapero-Langere, 38 Jembatan Penghubung dibangun, serta membenahi Rumah tidak layak huni 1.250, dan pembangunan sarana produksi kelapa 1 unit.

Reporter : Zahirudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :