Example floating
Example floating
Headline

IKALUIN Angkatan 97 Santuni Yatim Piatu

×

IKALUIN Angkatan 97 Santuni Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta-Ketua IKALUIN Angkatan 97 Jakarta menyoroti kepedulian kepada anak yatim piatu keluarga IKALUIN sebagai bakti nyata alumni pada masyarakat terinspirasi dari Hymne UIN, di baris terakhir “ UIN Bakti nyata”.

Hena Rustiana, S.Psi, Ketua
IKALUIN Angkatan 97 menyatakan, hal ini tidak boleh hanya menjadi sekedar syair lagu, tapi lebih dari itu ini perlu menjadi pengingat bahwa bakti nyata alumni ditunggu oleh masyarakat
luas.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Silaturahmi atau reuni alumni bisa difungsikan untuk temu kangen atau kumpul kumpul dan reuni alumni juga bisa berdampak manfaat yang lebih luas dengan dirangkai dengan kegiatan
yang membawa manfaat bagi orang banyak.

“Melanggengkan silaturahmi dalam kebaikan dan melanggengkan silaturahmi dalam ridho Allah SWT seyogyanya perlu menjadi tujuan bagi
kegiatan alumni.

Bakti nyata sangat mungkin dilakukan mengingat organisasi Alumni adalah wadah yang strategis dalam mewujudkan kepedulian sosial pada sesama,”ujar Hena, saat memberikan sambutan pada pada kegiatan Silahturahmi dan tanda kasih alumni IKALUNI angkatan 97, bertempat di Aula Student Center UIN Syahid Jakarta, Sabtu (20/01/2024).

Hena menambahkan, bahwa ketua IKALUIN Pusat DR. TB Ace Hasan Syadzily menyambut baik kegiatan ini dan meminta agar manfaat bisa diperluas tidak hanya terbatas pada anak-anak yatim piatu di kalangan Angkatan 97 saja. Dan tentu saja ini butuh dukungan semua pihak
agar manfaat yang bisa diberikan pada para penerima manfaat bisa berkelanjutan.

“Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal penyaluran manfaat yang rutin bagi yang membutuhkan. Ketika kesadaran diri telah mencapai produktifitas bagaimana kemudian ini menjadi lebih berkah, caranya adalah dengan berbagi. Berkah adalah bertambahnya kebaikan.

Hadir juga memberikan sambutan Bpk Faisal Qosim, Direktur Penghimpunan Zakat BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa manusia itu tidak bisa lepas dari kasih sayang Allah, dari sejak manusia dikandung berada di alm rahim bukan rohmat, kemudian lahir butuh kasih sayang sampai meninggal dikatakan sebagai almarhum/almarhumah yang mana ini bermakna orang yang disayangi Allah.

“Dan ketika hari ini angkatan 97 mengadakan kegiatan yang sangat baik ini ditambah dengan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim ini adalah sebuah hal yang baik,”katanya.

Baca Juga :  LAI BPAN Banten Soroti Eksekusi Rumah di BSD, Proses Hukum Masih Berjalan Namun Ekesekusi Tetap Dilaksanakan "Keadilan Tidak Boleh Berhenti Pada Eksekusi, Tetapi Harus Menyentuh Substansi Perkara"

Siti Nurjannah, ketua panitia kegiatan tersebut menyatakan, saat ini dukungan yang diberikan kepada anak anak yatim meliputi seluruh angkatan dan seluruh
fakultas, yang awalnya hanya untuk anak anak yatim piatu alumni 97 saja tetapi dalam perjalanannya setelah berkonsultasi kepada dewan pembina IKALUIN 97 DR. Muhibbuddin
Alawy, manfaat perlu dirasakan dalam skup yang lebih luas sehingga panitia berupaya merangkul seluruh yatim piatu di lingkungan Alumni UIN Syahid Jakarta.

Siti Nurjannah mengungkapkan rasa salutnya kepada panitia yang bahkan memiliki julukan any time any where, karena bisa dihubungi kapan saja terkait pekerjaan kepanitiaan. Panitia dalam
kurang lebih 10 kali rapat tidak menggunakan uang santunan sebagai akomodasi semua dipenuhi secara mandiri oleh panitia dalam bentuk potluck atau bergantian membawa
konsumsi.

“Saya ucapkan terima kasih disampaikan Ketua IKALUIN 97 dan ketua panitia kepada para pihak yang mendukung kegiatan tersebut, hadir sebagai perwakilan lembaga donor Rahmatullah
Siddiq dari LAZ al Azhar, Hadi dari YAKESMA (Yayasan Kesejahteraan Madani), Faisal Qosim dari BAZNAS, dan ibu Siti Barkah Hasanah. Donatur yang juga mendukung adalah
donatur pribadi dari anggota IKALUIN 97 yang mayoritas menyambut baik kegiatan tersebut.

Lembaga Donor lain yang turut mendukung kegiatan tetapi tidak hadir adalah Dompet Dhuafa dan BSI Maslahat.

“Dari hasil pendataan yang dilakukan panitia, penerima manfaat yang terinventarisir adalah sebanyak 168 penerima manfaat, sebanyak 60 penerima manfaat hadir sementara penerima manfaat lainnya akan diberikan santunan dengan mekanisme yang berbeda.

Apresiasi pada seluruh panitia yang terlibat disampaikan Hena selaku ketua IKALUIN 97, bahwa panitia betul betul memiliki kemampuan bekerja secara cepat dan cerdas tidak hanya mampu
bekerja keras, panitia mampu bersinergi dengan baik satu sama lain dan mewujudkan kegiatan yang berdampak baik. Semoga Allah Ridho dengan segala upaya kebaikan,”tambahnya.

(Amin)

Tanggapi Berita Ini