Faktual.Net, Kendari, Sultra. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Ali Mazi bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sultra H. Abdul Kadir melepas keberangkatan calon jamaah haji asal Sultra di Asrama Haji Kendari pada Senin, 22/7/2019.
Dari data yang diperoleh tercatat bahwa jamaah calon haji asal Sultra yang akan berangkat tahun ini terdiri dari 17 kabupaten/kota se-Sultra masing-masing Kota Kendari sebanyak 647 orang, Buton 15 orang, Muna 57 orang, Kolaka 484 orang, Konawe 163 orang, Baubau 172 orang, Konawe Selatan 122 orang, Bombana 110 orang, Kolaka Utara 174 orang, Wakatobi 103 orang, Konawe Utara 49 orang, Buton Utara 16 orang, Kolaka Timur 126 orang, Konawe Kepulauan 11 orang, Buton Selatan 13 orang, Buton Tengah 39 orang, dan Muna Barat 8 orang.
Dalam acara yang bertajuk “Pelepasan Jamaah Haji Sulawesi Tenggara Tahun 1440 Hijriyah /2019 Masehi”, Gubernur mengatakan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang wajib ditunaikan bagi mereka yang mampu, baik mampu secara ekonomi, mampu secara fisik, dan mampu secara ilmu tentang penunaian ibadah haji. Ketiga jenis kemampuan ini mutlak adanya dalam penunaian ibadah haji.

Berkaitan dengan masa tunggu keberangkatan jamaah haji yang cukup lama, Gubernur mengungkapkan bahwa pemerintah terus berupaya memperjuangkan tambahan kuota haji Sultra untuk dapat mengurangi masa tunggu keberangkatan yang saat ini diperkirakan mencapai 15-20 tahun.
Di akhir sambutannya, Gubernur berpesan kepada calon jamaah haji agar meluruskan niat semata-mata untuk beribadah seraya memohon petunjuk dan ridha Allah Subhanahu Wata’ala serta menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji ini.
Gubernur juga berharap kepada seluruh jamaah calon haji agar selama menunaikan ibadah selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan hingga kembali ke tanah air dengan selamat, dalam keadaan sehat wal afiat, dan mampu meraih predikat haji yang mabrur.
Reporter : La Ode Subroto/Kominfo Sultra
















