Faktual.net – Jakarta Selatan, DKI Jakarta – Generasi muda GPIB Pasar Minggu melalui Pelkat PA, PT, dan GP menyelenggarakan pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan pada Sabtu (14/3/2026).
Inisiatif ini bukan program kerja resmi, namun mendapat dukungan penuh dari Majelis Jemaat dan dijadikan pembelajaran nyata tentang kepedulian sosial.
Ketua Majelis Jemaat Pdt. Victor Hutauruk, D.Min mengatakan, “Berbagi kasih bukan hanya ungkapan iman, tetapi karya nyata Tuhan yang diwujudkan melalui tindakan konkret dengan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengurus Komisi Gereja, Masyarakat dan Agama-agama GPIB Pasar Minggu, Dandy Capryanto H., SH., MH menilai aksi sosial ini memiliki makna strategis sebagai refleksi terhadap situasi global, khususnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, konflik seringkali membawa dampak persepsi hingga ke Indonesia, sehingga masyarakat dituntut bijak merespons isu identitas keagamaan.
“Langkah sederhana seperti berbagi sembako di bulan Ramadhan justru memiliki pesan yang sangat kuat. Ini menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas lintas iman tetap menjadi prioritas utama di tengah berbagai narasi konflik global,” ujar Dandy.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan implementasi moderasi beragama di mana perbedaan menjadi kekuatan saling melengkapi. Gereja melalui generasi mudanya menunjukkan peran sebagai agen perdamaian dengan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai praktik hidup sehari-hari.
“Kita ingin menghadirkan wajah agama yang sejuk, inklusif, dan membawa harapan. Apa yang dilakukan generasi muda GPIB Pasar Minggu ini adalah contoh konkret bahwa moderasi beragama bukan sekadar wacana,” tambahnya.
Kegiatan diharapkan dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk menjaga harmoni sosial di tengah tantangan global. (Red/JS)

















