oleh

Gebyar Wisata Nusantara Expo, “Desa wisata Bangkit Ekonomi Nasional Pulih”


faktual.net, Jakarta – penyelenggaran Gebyar Wisata Nusantara expo di Jakarta Convension Center dari 1 Juli hingga 3 Juli 2022 diikuti berbagai ragam pameran objek wisata Nusantara serta hasil bumi yang menghasilkan pendapatan ekonomi warga dan juga Negara.

Pada kesempatan tersebut penggiat aktivitas dan pemerhati Lingkungan serta pengembangan desa wisata yang membuka galeri pameran juga mengadakan Talkshow, yang dimoderatori oleh Andi Yuwono,S.sos,M.Si, dan juga Ketua umum assosiasi desa wisata Indonesia.

Pada talkshow Desa Wisata Bangkit, Ekonomi Nasional Pulih, Tri Umariani, SP,M.Si, selaku Kepala Dinas Koperindag Lampung Barat dan juga Mahasiswa Program Doktor ilmu lingkungan UNILA (univetsitas Lampung) menjelaskan, bahwa peran serta Pemerintah Pusat, Kota maupun Kabupaten ikut mendukung disegala sektor dalam pengembangan desa wisata.

“Segala dukungan dari pemerintah yaitu kementerian terkait, pemda dan pemkot, kabupaten, sangat membantu untuk pengembangan Desa Wisata, karena dapat memacu semangat masyarakat desa untuk berlomba mengembangkan potensi desanya,” ucap Tri Umariani usai talkshow, sabtu (2/7), di JCC Senayan Jakarta.

Tri Umariani menambahkan, masyarakat Desa harus punya inisiatif mengembangkan Desanya sebagai desa wisata yang dapat menambahan pendapatan penghasilan, dan mengajak masyarakatnya desa agar bergerak bersama membangun wisata desa dan juga memanfaatkan potensi hasil alam buminya.

“Dengan pengembangan desa wisata berpeluang mendatangkan investor dalam pengolahan hasil bumi, membuka lapangan kerja dengan akomodasi transportasi untuk menjangkau wilayah desa wisatawisata,” ucap Tri Umariani.

Beliau berharap agar seluruh elemen masyarakat mendukung terciptanya desa wisata, bersama dengan pemerintah dan juga stakeholder.

Semangat yang sama diungkapkan oleh Dewi Fortuna sebagai CEO Perusahaan Gaharu Madam Oud, jika ingin meraih kesuksesan Jangan Cuma bermimpi tapi mau berbuat walaupun melalui proses yang panjang panjang, bicara sambil melakukan, dan teori sekaligus praktek, diera ilmu teknologi visual dan audio harus sejalan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

“Tidak mudah untuk meyakinkan atau mengajak masyarakat untuk berbuat dan menciptakan sesuatu, karena mereka ingin melihat hasil yang kita lakukan,” Kata Dewi Fortuna.

Dewi Fortuna melanjutkan, untuk meyakinkan masyarakat khusus didaerah pedesaan yang memiliki lahan yang luas dalam pengembangan potensi alamnya, butuh waktu yang panjang dan harus ada contoh nyata yang ditunjukkan, agar memacu keinginan mereka untuk pembenahan dilingkungannya.

“Kami sudah ada berbuat dalam pengembangan desa wisata diberbagai daerah, seperti di Sulawesi, Sumatera dan Jawa, yang saat ini ikut dalam pameran hasil alamnya dan juga kreatifiitas masyarakat desa, yang dapat menambah penghasilan ekonomi,” Akhir Dewi Fortuna.

Diakhiri talkshow pembicara atau narasumber memberikan souvenir dari hasil desa wisata kepada pengunjung yang memberikan tiga pertanyaan.(Zul)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :