Faktual.Net, Gowa, Sulsel– Hari jadi Kecamatan Parigi ke-16 dirangkaikan dengan acara Adat budaya serta bincang-bincang lepas para Tokoh dan pemangku Adat, yang bertemakan “Empo Sipitangarri Adat Majannang”.
“Ini adalah acara Adat budaya serta bincang lepas tentang adat sekaligus dirangkaikan dengan hari jadi Kecamatan Parigi,” ujar Kades Majannang Supardi Lantara saat dihubungi media ini, Rabu (23/03/22).

Acara yang dilaksanakan di Bukit Kasepekan, Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa ini dihadiri oleh para pemangku adat di daerah itu.
“Kegiatan ini kami pusatkan di Bukit Kasepekan sekaligus untuk memperkenalkan tempat wisata ini dan ada beberapa tokoh pemangku adat serta pemerintah kecamatan yang kami undang,” lanjutnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Karaeng Longka H. Saparuddin Lantara bersama Gallarrang Longka. Karaeng Manimbahoi H. Muhammad Guntur, S.Sos krg Kila beserta 12 Adat Manimbahoi. Karaeng Sironjong Tajuddin Daeng Itung dan Gallarrang Gantung.
Pemerintah Kecamatan Parigi yang diwakili Sekretaris Camat (Sekcam) Syahrir, SE, Daeng Nambung, Tripides Pemdes Majannang, BPD, para Kader PKK, Karang Taruna serta Himpunan Pelajar dan Mahasiswa (Hipma) Gowa koordinator Parigi.
Kecamatan Parigi sendiri dimekarkan dari Kecamatan Tinggimmoncong pada 16 Tahun lalu atau tepatnya Tanggal 23 Maret 2006, yang diprakarsai oleh para Tokoh Masyarakat yang diketuai H. Nakku Lantara.
Reporter: Anton













