Faktual.net, Muratara, Sumsel – Diduga truk Batu Bara yang melintas dijalan lintas Sumatra dalam wilayah Kota Kabupaten Muratara beroperasi pada jam sibuk sehingga mengganggu ketertiban umum, truk tersebut diduga milik PT Selamat Jaya Persada (SJP) Rabu 1 Mei 2024.
Terpantau akhir-akhir ini puluhan angkutan Batubara kerap melenggang bebas di jalanan Lintas sumatra Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan pada jam sibuk sehingga bisa mengganggu atau membahayakan pengendara lain,
Biasanya banyak Truk-truk pengangkut Batubara tersebut melintas di wilayah Kabupaten Muratara ini pada malam hari di jam 19.00 wib lebih, tapi akhir-akhir ini banyak yang melintas pada jam sibuk pada siang hari ada yang melintas pada jam 15.00wib”,
Aris Salah satu pengguna jalan saat di konfirmasi media faktual.net mengatakan, kami Masyarakat meminta Dishub untuk menertibkan truk-truk Batubara yang melintas pada jam sibuk ini.
“Karena sangat menggangu ketertiban Umum dan bisa membahayakan pengguna jalan jadi kami meminta agar truk tersebut ditertibkan”, ucapnya.
Lanjut aris juga mengatakan, diduga Truk-truk Batubara yang melenggang bebas melintas adalah milik PT Selamat Jaya Persada (SJP) yang menyuplai batu bara dari Sarolangun Jambi ke Pulau Bai Bengkulu.
“Truk Batubara tersebut diduga milik PT. Selamat Jaya Persada (SJP) yang menyuplai Batubara ke Sarolangun Jambi dan ke Pulau Bai Bengkulu”, tutup Aris.
Sementara itu Hendri Ashari S.E kabid LLAJ Bidang Perhubungan Darat Saat di temui di kantornya mengatakan, kami akan tindak tegas kendaraan yang melanggar jam Operasi, mengenai Truk-truk Batubara maupun Truk angkutan lain yang melintas di wilayah Kota Kabupaten Muratara.
“Untuk menertibkan hal tersebut kita harus melalui proses tahapan-tahapan
dan akan melakukan rapat lanjutan hasil rapat dari provinsi”, ucap Hendri Ashari Kabid LLAJ.
Lanjutnya Ashari mengatakan, Dishub akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk membentuk satgas Setelah terbentuknya satgas kita akan turun kelapanga.
“Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk membentuk satgas agar nantinya satgas tersebut yang akan turun kelapangan untuk menertibkan kendaraan yang melanggar jam Operasional”, lanjutnya.
Lebih lanjut Ashari mengatakan,
Kita sudah tau banyak Truk-truk angkutan Batubara, angkutan kelapa Sawit diduga sudah banyak yang oper Tonase dan berlalu lalang pada jam sibuk, kendaraan tersebut
kurang safety sehingga membahayakan penguna jalan lain.
“kami menghimbau untuk semua kendaraan angkutan Darat yang melintas agar memperhatikan Tonase dan safety nya agar tidak menggangu atau membahayakan penguna jalan lain”, ungkap nya.
untuk jam operasional angkutan yang melintas akan kita kaji ulang teknis-teknis untuk melewati kota ini pada jam-jam tertentu saja.
Reporter muratara : indra
















