oleh

Diduga Sebar Hoaks Dan Kebencian, Pemilik Akun Boim Cakra Dipolisikan

Faktual. Net, Tidore, Malut. Pemilik Akun Facebook bernama Boim Cakra alias Abdurahim Saraha resmi dipolisikan oleh Tim Media Center Pasangan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen (Aman) Jilid 2 Yang berada di wilayah Oba.

Tindakan tersebut diambil, karena Tim Media Center pasangan AMAN merasa dirugikan dengan pernyataan Boim Cakra Yang menuliskan “#Kalau data tim Sukses Yang ambil hasilnya akan seperti begini”, sembari melampirkan Salah satu berita online berjudul “2.000 Keluarga di Tikep tak dapat Bansos”.

Dari postingan Tim Media Center Aman Jilid 2 kemudian melaporkan Boim Cakra dengan tujuan untuk meminta kejelasan terkait dengan postingan tersebut. Pasalnya terkait dengan bantuan sosial Yang disalurkan oleh Pemerintahan Kota Tidore Kepulauan dibawah kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan saat ini, tidak ada kaitannya dengan Tim Sukses.

Sehingga pernyataan Boim Cakra yang menyebut adanya keterlibatan Tim Sukses, adalah sebuah kebohongan dan bagian dari ujaran kebencian untuk sengaja memancing reaksi publik membenci pasangan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen.

Baca Juga :  Jelang Refleksi Setahun Tewasnya Randi-Yusuf, Cipayung Plus Sultra Minta Keadilan

“Boim adalah Salah satu simpatisan pasangan Salahudin Adrias dan Muhammad Jabir Taha alias Salamat Yang paling getol bicara soal pasangan AMAN, seharusnya disituasi seperti ini dia tidak boleh menyeret kebijakan pemerintahan ke ranah politik, karena tidak ada Tim Sukses dari pasangan AMAN Yang ikut mendata, semua itu murni kerja Pemerintahan” ungkap Sunardi Hamid Juru Bicara Tim Media Center wilayah Oba.

Lagipula, lanjut Sunardi bahwa soal 2.000 warga Tidore Yang belum mendapatkan bantuan sebagaimana yang dikomentari oleh Wakil Ketua I DPRD Tikep Mochtar Djumati pada Salah satu media, juga sudah dijelaskan oleh Ketua DPRD Ahmad Ishak di media online bahwa masalah tersebut terjadi bukan karena kesengajaan Pemerintah, melainkan persoalan administrasi yang belum lengkap, seperti belum memiliki Kartu Keluarga, sebagai Salah satu persyaratan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Baca Juga :  Ali Ibrahim Berikan Bantuan Ke Panitia Pembangunan Mesjid Kelurahan Guraping

“Kalau dia bicara persoalan ini ada campur tangan Tim Sukses maka dia harus membuktikan itu di kepolisian, kami tidak terima dengan tindakan Yang dia lakukan di medsos karena ini maslah kemanusiaan Yang sangat tidak etis jika dimanfaatkan untuk kepentingan politik, apalagi samai menyebarkan hoaks dan kebencian,” tuturnya.

Untuk itu, melalui pengaduan resmi Yang disampaikan Sunardi Hamid ke Polsek Oba Utara pada Sabtu, (30/5/20), diharapkan agar pihak kepolisian dapat menindaklanjuti sebagaimana aturan Yang berlaku.

Agar dalam momentum pandemi ini, masyarakat tidak dibuat gaduh dengan pernyataan-pernyataan liar dan menyesatkan, sehingga dengan bebas menyebarkan informasi bohong.

 

Reporter : Aswan Samsudin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :