Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Diduga Gegara Konsumsi Obat Dari PKM Bontomatene, Tubuh IRT Di Jeneponto Dipenuhi Bintik Hitam

×

Diduga Gegara Konsumsi Obat Dari PKM Bontomatene, Tubuh IRT Di Jeneponto Dipenuhi Bintik Hitam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual,net – Jeneponto – Berawal mengeluh badan bintik merah dan lemas, seorang ibu rumah tangga periksa di puskesmas Bontomate’ne, namun diduga salah diberi obat pada waktu itu oleh oknum perawat Insial (TK) sehingga pasien mengalami bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya

Diketahui, Ibu rumah tangga tersebut bernama “Kasdiana, tinggal didusun munte,Desa,Bontomate’ne,Kecamatan,Turatea,Kabupaten,Jeneponto “Kamis/4/8/22

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Ia menjelaskan, Setelah diberi obat oleh salah satu perawat, dan mengkonsumsinya selama 1 tahun trakhir ini, tubuh Kasdina mengalami bintik-bintik hitam, selain itu seluruh badan juga terasa ngiluh semua

“Semua badan terasa ngiluh semua pak dan tiap malam merasakan sakit” ucap Kesdiana ke media

Sementara itu, kepala puskesmas Bontomate’ne yang enggan menyebutkan namanya saat di konfirmasi melalui “Whatsap, ia mengatakan, Setiap pengobatan penyakit kronis yg dijalani seorang pasien dalam waktu yang panjang, akan menimbulkan efek samping, Efek samping akan menghilang seiring dengan kondisi pasien yang semakin membaik.

Baca Juga :  DPRKP Batang Tegaskan Fasilitas Makam Kini Jadi Unsur Wajib Perizinan Perumahan

lanjut, kalau berbicara soal penyakit kita tidak bisa langsung membahas saat ini saja, tapi secara lengkap membaca dan mempelajari riwayat kesehatan pasien yang bersangkutan, baik itu yang berhubungan dengan penyakit dan riwayat pengobatan serta Efek samping dari sakit dan pengobatanx,”Ujarnya.

Lebih jauh kapus Bontomate’ne yang enggan menyebutkan namanya, Silahkan meminta izin ke pasien untuk mengekspose soal penyakit dan riwayat pengobatannya.

Jangan sampai terjadi masalah antara pasien dengan pihak lain apabila penyakitnya tersebar, penyakit ini masih menjadi salah satu penyakit yang berbahaya dan butuh penanganan khusus.

“Saya selaku orang kesehatan meminta hati2ki memuat berita soal ini, jangan sampai banyak pasien yang tidak mau berobat lagi karena membaca ini.

Padahal yang harus kita pahami, efek samping yang timbul tidak sebanding dengan besarnya bahaya penyakit itu sendiri apabila tidak di obat secara tuntas, Pungkasnya.

Reporter: Pupung

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit