Faktual.Net, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta-DIBALIK jalur macet, ternyata ada salah satu kawasan yang justru dinilai sangat prospektif untuk investasi properti.
Direktur Utama PT.Sinarmandala Bangun Lestari (Lestari Group) Perdana Putra membenarkan, terkait kemacetan merupakan salah satu indikasi bahwa di kawasan tersebut sedang berkembang.
“Dalam hal ini sih, daerah Dramaga itu saya rasa sedang berkembang ya jadi harus bisa ditanggapi secara positif. Tapi tergantung bagaimana menaggulangi kemacetannya, cuma dari positifnya daerah itu sedang berkembang,” tegas Perdana Putra.
Ia menambahkan, terkait prospektif investasi properti khususnya di proyek Dramaga Cantik di Kabupaten Bogor akan terus dikembangkan seiring kebutuhan hunian di kawasan itu.
“Kita rencana mau buka tahap tiga, melihat dari segi perkembangan kawasan kita ini masih banyak target tahapan-tahapannya dan karena posisi dekat Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi daya tarik tersendiri,” kata Perdana Putra.
Menurutnya, IPB dari segi akademik dan infrastruktur dari waktu ke waktu terus berkembang.
“Mereka ada rencana akan bangun rumah sakit Internasional untuk mendukung program kedokteran yang baru buka. Dan mereka secara master plan untuk mendukung perkembangan-perkembangan lainnya yang mereka punya kurikulum. Dan dengan adanya rektor baru yang baru diangkat cukup visioner,” jelas Perdana Putra.
Seiring perkembangan IPB tersebut, masih dikatakan Perdana Putra, optimis bisa membuat kawasan Dramaga Cantik lebih prospektif.
“Intinya, kalau mau beli di kawasan itu prospeknya sangat bagus ya, karena memang ada iconnya which is IPB mereka secara internal juga ingin berkembang jadi otomatis kita berkembang, IPB berkembang, kawasan itu juga berkembang,” ujarnya.
Transportasi Massal
Menyinggung soal rumah 2 lantai Pinang Ranti Mansion 2 yang makin diminati para pencari hunian maupun investasi, salah satu faktor pendukung yaitu terus berkembangnya infrastruktur seperti adanya transportasi massal.
“Jadi kalau terkait Pinang Ranti itu ada beberapa rencana dari pemerintah ya untuk mengembangkan sarana transportasi massal,” kata Perdana Putra.
Realisasi pembangunan Light Rail Transit atau biasa disebut dengan (LRT) dekat TMII yang digadang-gadang akan terintegrasi dengan kereta langsung ke Bandara Soekarno Hatta.
Tentu akan membuat kawasan Pinang Ranti semakin prospektif untuk investasi properti. “Saya tidak tahu realisasinya kapan,” katanya.
Orang nomor satu di perusahaan properti Lestari Group tersebut juga menyebutkan beberapa akses tol yang dapat mendongkrak nilai investasi di kawasan Pinang Ranti Jakarta Timur.
“Kalau dari akses tol kan memang sudah ada beberapa ya. Dari Cawang, JORR, ke TB Simatupang juga sudah ada. Jadi saya rasa memang lagi berkembang juga,”kata Perdana Putra.
Ia menambahkan, pertumbuhan infrastruktur yang terus berkembang pastinya juga berdampak positif di sektor hunian.
“Sama juga kalau beli rumah sekarang kedepannya pasti naiklah. Pasti naik terus itu, mungkin bisa sepuluh persen per tahun,” pungkas Perdana Putra.(Amin)
















