oleh

Di Kelurahan Sunter Jaya Ada IMB Tidak Sesuai Fisik Bangunan

Faktual.Net, Jakarta – Kamis (26/06/2020).  Banyaknya tulisan di banner IMB tentang kontruksi bangunan dan juga banyak lapisannya serta pemilik dan arsiteknya tidak menjamin diikuti aturan dan peraturannya oleh pemilik bangunan.

Bangunan di Jalan Danau Indah XIIV bangunan di Jalan Danau Indah XIIV Blok B 7 No. 8 RT 009 RW 013 Kelurahan Sunter Jaya Kecamatan Tanjung Priok dengan Nomor IMB 24/C.37C/31.72.02/.1.785.51/E/2019, bangunan tertulis di banner IMB 3 lapis kenyataan fisik di lokasi bangunan 4 lapis.

Banyak diduga berdiri bangunan dengan didukung oleh IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) produk PTSP dan diawasi oleh Citata maupun Pol PP tidak sesuai dengan fisik bangunannya karena adanya oknum pegawai pemerintahan maupun warga sebagai “benteng” atau “pengawal” pemilik bangunan agar bangunannya bisa berdiri semaunya.

Sudah ada tertuang di dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta, Nomor 132 Tahun 2007, tentang Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB) : Memberlakukan seluruh perencana arsitektur wajib memiliki IPTB untuk dapat melakukan pekerjaan perencanaan arsitektur, dan mulai berlaku efektif pada 3 Maret 2008. Tapi pihak dari arsitek pun kemungkinan besar diduga tidak memahami aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Penyidik Akan Panggil L dan A Penghuni di Atas Tanah Kelapa Dua Wetan

Seperti bangunan yang berdiri di  Jalan Danau Indah XIVV Blok B7 No.8 RT 009 RW 013 Kelurahan Sunter Jaya Kecamatan Tanjung Priok dengan nomor IMB 24/C.37C/31.72.02/.1.785.51/E/2019, bangunan tertulis di banner IMB 3 lapis kenyataan fisik di lokasi bangunan 4 lapis.

Dan juga bangunan rumah yang terletak di Jalan Ancol Selatan RT 006 RW 006 No.19 Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara yang menurut warga bangunan tersebut diduga akan dijadikan kost-kostan dimana tidak ada banner IMB atau diduga tidak memiliki ijin mendirikan bangunan atau sejenisnya.

Begitu pula dengan bangunan di Komplek Perumahan Sunter Hijau Jalan Sunter Hijau V SD 2 Kavling No.21A RT 018 RW 008 Kelurahan Sunter Jaya, diduga GSB (Garis Sepadan Bangunan) habis dan menurut keterangan mandor  kepada faktual.net tidak ada pelanggaran bangunan yang dikerjakannya dan juga menyebut ada oknum Citata Tanjung Priok sebagai “pengawalnya “.

Baca Juga :  ASN Pemkot Jakut Lakukan Pengawasan di Pasar Lokbin Pedongkelan

Pemerhati kinerja pemerintah dan juga penggiat LSM Robert Simanjuntak mengomentari terkait banyaknya bagunan yang berdiri dimana diduga tidak sesuai dengan aturan dan peraturan sudah biasa di DKI Jakarta terutama di Jakarta Utara.

“Sudah biasa itu, tidak rahasia lagi kalau ada bangunan berdiri yang tanpa IMB atau ber IMB tapi tidak sesuai IMBnya, dan ada yang diduga karena ada pihak oknum pengawasnya atau Citatanya yang “bermain” bekerja sama dengan pemilik dan oknum media atau LSM untuk tidak mengutik-utik bangunan yang tidak sesuai IMB,” ujar Robert.

Bangunan rumah yang terletak di Jalan Ancol Selatan RT 006 RW 006 No.19 Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta
Utara.

“Nanti jika sudah ada terjadi sesuatu yang menimpa dan memakan korban baru semua media yang sudah terkenal maupun media yang diistilahkan “media tanggurung”  pasti akan meliput dan  memberitakannya,” ulas Robert.

“Jika saja mau transparan dan tidak menjadi fitnah buat SKPD maupun ASM di DKI Jakarta bongkar saja atau tindak tegas dengan menertibkan bangunan yang tidak ada IMB atau yang tidak sesuai IMB pasti akan muncul suara suara pengakuan “dosa” dari pemilik dan pelaksana pekerja bangunan,” ucap Robert. (Zul)

 

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :