Faktual.Net, Gowa, Sulsel– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ir. Darmawangsyah Muin, M.Si, melaksanakan Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengendalian Lahan Kritis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Minggu (19/7/2020).
Sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Desa (Kades) Majannang, Supardi Lantara, mantan anggota DPRD Kabupaten Gowa periode 2014 – 2019, Agussalim Nakku Daeng Emba, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.
Kades Majannang berharap, sosialisasi yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat, untuk mengetahui apa yang menjadi persoalan dan kendala yang dihadapi para petani, apalagi mayoritas warga Kecamatan Parigi bermata pencaharian sebagai petani.
“Saya berterima kasih kepada pak DM atas kunjungannya ke daerah kami, kiranya bisa melihat keadaan masyarakat kami khususnya di Majannang, yang mayoritas petani,” harapnya.
Ia juga menyampaikan keinginannya agar pemerintah dapat mencarikan solusi dan merealisasikannya, sehingga manfaat Sungai Jene Berang dapat dinikmati oleh para petani di Kecamatan Parigi.
“Sungai Jene Berang itu berada di Parigi, tetapi manfaatnya kebanyakan dinikmati oleh orang luar, di sini saya menyampaikan agar pemerintah bisa mencarikan solusi, agar air yang berasal dari hulu sungai bisa mengairi persawahan dan dinikmati warga,” ungkapnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, politisi asal Partai Gerindra itu menyebutkan bahwa ia akan berupaya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, mengingat Sungai Jene Berang di bawah pengawasan Kementerian yang dikendalikan oleh Balai Pompengan Jene Berang.
“Saya tidak menjanjikan apa-apa dulu, tapi insyaallah saya akan tindak lanjuti, saya akan mengundang Kepala Balai Pompengan untuk menanyakan hal ini,” kata pria yang akrab disapa DM ini.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa reses selanjutnya pada September 2020 mendatang, ia siap merealisasikan bibit padi kepada warga Kecamatan Parigi yang berprofesi sebagai petani.
“Jadi saya ada rencana pembelian bibit padi, walaupun tidak terlalu banyak, bibit ini saya akan berikan ke pak Agussalim Nakku untuk dibagikan ke petani,” tutupnya.
Reporter : Anton
















