Faktual. Net, Muna. Program imunisasi Vaksin Measless Rubella (MR) di Kabupaten Muna belum mencapai target dan jauh dari harapan. Hal tersebut tidak terlepas dari rendahnya kesadaran orang tua untuk memberikan vaksin MR terhadap anaknya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna terus berupaya melakukan sosialisai untuk mendorong dan meyakinkan para orang tua agar anaknya dapat diizinkan melakukan vaksin MR.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Muna, Hasdiman Maani mengatakan bahwa hasil capaian pemberian vaksin MR terhadap anak di Muna baru mencapau sekitar tiga puluh ribu anak artinya baru mencapai 34 persen dari 95 persen target.
“Masi jauh dari tatget yang diharapkan, karena orang tua banyak yang menolak anaknya divaksin Rubella, mereka takut soal isu efek samping dan kandungan pada vaksin tersebut, padahal itu tidak benar dan fatwa MUI membolehkan (mubah) untuk penggunaan vaksin ini.” kata Hasdiman Maani saat ditemui diruang kerjanya pada Kamis, 13/9/2018.
Mantan sekretaris dinas kesehatan Muna ini melanjutkan penjelasannya dengan mengatakan bahwa tidak lama lagi batas waktu pelaksanaan program pencegahan penyakit campak tersebut namun jika belum juga mencapai target maka penambahan waktu akan tetap ada sampai target tercapai.
Ditutup pembicaraan dengan menegaskan kepada media bahwa instansi yang dipimpinnya akan terus mensosialisasikan program vaksin tersebut kepada masyarakat, sampai masyarakat sadar akan program tersebut dan menerimanya.
“Kami akan terus mensosialisasikan pelaksanaan program ini agar dapat diterima oleh masyarakat dan berjalan dengan lancar” tutupnya.
Penulis : Abdul Rasyid Suyoto
















