oleh

Berkunjung ke Kabupaten Gowa, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Karangloe

Faktual.Net, Gowa, Sulsel- Menanti kedatangan Presiden Joko Widodo, warga mulai memadati area peresmian sejak pukul 07:00 pagi, warga berkumpul sepanjang jalan menuju lokasi Bendungan.

Pihak keamanan mulai dari TNI/Polri dan sejumlah Satpol-PP melakukan penjagaan ketat pasca kedatangan Presiden dan rombongan.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mereresmikan Bendungan Karangloe yang bertempat di antara dua desa, yaitu Desa Taring Kecamatan Biringbulu, dan Desa Garing Kecamatan Tompobulu, Selasa (23/11).

Bendungan Karangloe merupakan bendungan terbesar ketiga di Indonesia Timur saat ini.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Plt. Gubernur Sulsel Andi Sulaiman, Bapak Bupati Gowa dan Bupati Jeneponto serta sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga :  Studi Tiru Pembangunan ZI, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Terima Kunjungan Lapas Kelas III Rangkasbitung

Dalam sambutannya ia mengatakan, Bendungan Karangloe ini merupakan sumber mata air bagi petani yang berada disekitar bendungan termasuk petani yang ada di Kabupaten Jeneponto, selain sebagai Bendungan untuk kebutuhan petani tempat ini juga bisa di jadikan tempat destinasi wisata alam.

Selain meresmikan Bendungan Karangloe, Presiden dan rombongan juga membagikan sembako kepada warga yang ada di sepanjang jalan menuju lokasi peresmian Bendungan.

Setelah melakukan peresmian Bendungan Karangloe, Presiden dan rombongan menuju ke Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto untuk menyerahkan alat alsintan kepada sejumlah petani sekaligus penanaman jagung bersama petani dan Bapak Bupati Jeneponto.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten Amankan Oknum Mantan Kades diduga Korupsi Dana BLT

Dalam dialog singkat dengan para petani jagung, Jokowi mengatakan bahwa harga jagung saat ini mencapai 4000-4500 dan itu sudah termasuk lumayan baik bagi petani jagung.

Kalaupun harga di naikkan lagi diatas harga standar, kasihan para pengusaha ayam petelur, otomatis harga pakan juga naik, jadi telur juga ikut naik, dampaknya akan mengarah ke masyarakat sebagai konsumen telur.

Setelah berdialog dengan para petani, presiden Jokowi dan rombongan menuju lapangan Suharto (Tolo) sekaligus balik ke Ibukota dengan transfortasi udara.

Reporter: Mustamir

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :