Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Berikan Penguatan Warga Binaan, ‘Aisyiyah dan NA Sultra Gelar Pengajian dan Konseling di Lapas Perempuan

×

Berikan Penguatan Warga Binaan, ‘Aisyiyah dan NA Sultra Gelar Pengajian dan Konseling di Lapas Perempuan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Suasana Silahturahim MHH ‘Aisyiyah Sultra dan NA Sultra bersama Warga Binaan di Lapas Perempuan Kendari. Foto: Kariadi

Faktual.Net, KendariMajelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sulawesi Tenggara dan Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sulawesi Tenggara melaksanakan Pengajian dan konseling di Lapas Perempuan Kelas III Kota Kendari, pada Rabu (05/10/2023).

Selain pengajian dan Konseling, Nasyiatul Aisyiyah menngevaluasi pemenuhan Hak ibu hamil, ibu menyusui, serta pemenuhan hak anak titipan (anak yang lahir di lapas dan mengikuti ibunya).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Pengajian dengan mengangkat tema : Meraih hikmah dibalik Musibah, yang dibawakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, bapak Dr. H. Musaddar mappasomba yang diikuti oleh warga binaan Lapas perempuan berjumlah 104 orang.

Pada kegiatan evaluasi pemenuhan hak anak titipan, ibu hamil, dan ibu mnyusui. Dalam kunjunganya, PWNA Sultra menemukan dua orang ibu hamil, 2 orang ibu menyusui, serta 2 orng anak titipan Lapas perempuan kelas III kita Kendari.

Dalam evaluasi ini MHH PWA Sultra dan PWNA Sultra mengharapkan kepada pihak Lapas agar memberikan pelayanan khusus kepada mereka sebagaimana diamanahkan dalam PP 32 Tahun 1999 tetang syarat dan pemberian hak kepada Warga binaan.

Baca Juga :  PUSAKA Sultra Minta Sekda Konkep Dan Eks Wabup Segera Diperiksa

“Hak-hak tersebut antara lain pemberian vitamin, makanan tambahan berdasarkan petunjuk dokter, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.” ungkap Sri Multi Asnani Ketua NA Sultra.

Ditemukan pula masih adanya penggabungan blok Antara Narapidana perempuan dewasa dan anak di Lapas prempuan Kendari. Hal ini diungkapkan oleh Sri Multi Asnani.

“Maka hasil evaluasi yang temukan itu diharapkan kepada pihak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus,” ucapnya.

Pada kunjungan tersebut diberikan bingkisan makanan tambahan kepada warga binaan yang mengalami kondisi khusus tersebut.

Terakhir adalah kegiatan Koseling. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu program Pemulihan Warga Binaan untuk mengembalikan kebiasaan hidup sesuai aturan.

Kegiatan Konseling berupaya mengungkap masalah dari Warga Binaan, dan mampu membantu untuk bisa terbuka dalam menyampaikan masalah – masalah yang sedang di hadapi.

“Kami harapkan dapat membangun energi positif bagi warga binaan dalam menjalani masa Tahanan dan dapat menata kehidupannya yang lebih baik di masa depan,” pintahnya.

Reporter: Bambang
Editor: Kariadi

Tanggapi Berita Ini