Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Raih Hikmah di Balik Musibah, Ini Pesan Musadar Mappasomba di Lapas Perempuan Kendari

×

Raih Hikmah di Balik Musibah, Ini Pesan Musadar Mappasomba di Lapas Perempuan Kendari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Suasana pengajian di Lapas Perempuan Kendari dan Musadar Mappasomba memeberikan materi kepada warga binaan PW NA Sultra. Foto: Kariadi

Faktual.Net, KendariMantan Wakil Wali Kota Kendari Musadar Mappasomba hadir menjadi pemateri dalam acara Silaturahmi dan Pengajian yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Nasyiyatul Aisyiyah Sulawesi Tenggara, bertempat di Lapas Perempuan kelas III, Kota Kendari, Rabu (05/10/2023).

Pengajian tersebut dengan mengusung tema: “Meraih hikmah di balik Musibah” dan diikuti oleh warga binaan Lapas perempuan berjumlah 104 orang.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Ini sangat bagus, Kegiatan-kegiatan untuk menyapa saudara-saudara kita yang membutuhkan semangat kebersamaan.
Apa yang dilakukan NA Sultra ini sesuatu yang cukup baik untuk dilakukan,” tutur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra, bapak Dr. H. Musadar Mappasomba.

Musadar Masompa mengungkapkan ada manfaat yang didapat, pertama NA dan anggota nya bisa belajar dari apa yang dialami oleh ibu-ibu kita yang ada di lapas perempuan. Sementara ibu-ibu binaan juga bisa merasakan hal-hal yang bisa mensugesti dan menghibur.

“Tadi saya sampaikan bahwa yang penting dalam hidup itu bukan masa lalu. Masa lalu kita berinteraksi dengan pertobatan, mengambil hikmahnya tetapi yang paling penting adalah masa kini dan masa yang akan datang.
Kita ambil hikmah di setiap peristiwa masa lalu untuk menjadi bekal yang paling bagus untuk menapaki masa depan,” harapnya.

Baca Juga :  PUSAKA Sultra Minta Sekda Konkep Dan Eks Wabup Segera Diperiksa

Untuk menghadapi masalah itu, kata dia, bukan hal yang mudah dan tetap berjiwa merdeka.

“Saya sampaikan kepada ibu-ibu agar berbesar jiwa dan tidak perlu mencari kambing hitam. Cukup mengambil pelajaran dari apa yang sudah dilewati. Semoga ada hikmahnya,” ujarnya.

Dia juga berharap untuk warga binaan lapas perempuan Kendari untuk meningkatkan kesadaran dan meminta petunjuk kepada Allah SWT.

“Mudah-mudahan ada hikmah, ada kesadaran bahwa keberadaan ibu-ibu kita di Lapas mungkin karena kekeliruan satu dan lain hal. Tetapi itu bukan akhir segalanya. Boleh jadi itu bentuk wujud cinta Allah kepada beliau-beliau sehingga tidak berkelanjutan dalam hal yang keliru,” pungkasnya.

Terakhir, pada kunjungan tersebut diberikan bingkisan makanan tambahan kepada warga binaan.

Penulis: Kariadi

Tanggapi Berita Ini