Example floating
Example floating
Metropolitan

Bangun Gedung Infection Center, Pangdam XIV/Hasanuddin Apresiasi Gubernur Sulsel

×

Bangun Gedung Infection Center, Pangdam XIV/Hasanuddin Apresiasi Gubernur Sulsel

Sebarkan artikel ini
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka meresmikan gedung Infection Center yang ditandai dengan penandatangan prasasti
Example 468x60

Faktual.Net, Makassar, Sulsel. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah terus berkomitmen dengan memberikan perhatian penuh dalam mempercepat penanganan Covid-19 di daerahnya. Hal tersebut ditunjukan dengan membangun fasilitas kesehatan berupa pusat infeksi (Infection Center).

Gedung Infection Center yang berada di RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi, diresmikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang ditandai dengan penandatangan prasasti, bertempat di areal RSUD Sayang Rakyat Jl. Pahlawan Biringkanaya Makassar, Senin, 11/05/2020.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Peresmian gedung pusat infeksi juga dihadiri Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe, Kajati Sulsel Dr Firdaus Derwilmar S.H, dan Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani.

Sesuai data yang dihimpun, kamar isolasi sebanyak 106 ruangan di RSUD Sayang Rakyat, sedangkan untuk RSUK Dadi tersedia 150 tempat tidur dengan sejumlah fasilitas yang representatif.

Pandam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel yang telah membangun gedung pusat infeksi .Menurut Pangdam, pembangunan gedung pusat infeksi sebagai bagian upaya pemerintah Provinsi Sulsel dalam mempercepat penanganan Covid-19 sekaligus menjawab keinginan masyarakat.

“Gubernur Nurdin Abdullah telah menunjukan kepeduliannya dalam memerangi virus corona yakni dengan membangun fasilitas kesehatan gedung pusat infeksi,” ucapnya.

Meski demikian, Pangdam berharap tidak ada pasien Covid-19 yang menempati ruangan tersebut, karena virus corona bisa ditekan penyebarannya, sehingga tidak sempat digunakan.

“Supaya tidak ada lagi yang menjadi korbam virus corona, saya minta semua elemen masyarakat harus bergotong-royong, bahu membahu melawan Covid-19,” pintanya.

Pangdam mengatakan agar bisa terhindar dari Covid-19, masyarakat harus disiplin dengan mematuhi anjuran pemerintah tentang physical distancing dan social distancing.

Baca Juga :  Pengurusan Laporan Kehilangan STNK Berjalan Lancar, Pelapor Apresiasi SPKT PMJ

“Kuncinya adalah disiplin, bila semua disiplin mematuhi aturan pemerintah dalam melaksanakan protokol kesehatan dan memiliki visi yang sama dalam menangani Covid-19, tentu penyebaran virus corona tersebut tidak masif dan bisa diminimalisir” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap ruang isolasi tidak dihuni pasien positif Covid-19, karena pihaknya menginginkan pasien corona berkurang dan Sulsel mengalami tren kesembuhan pasien yang bagus.

“Tentu kita berharap mudah-mudahan ini tidak digunakan, karena harapan kita adalah bagaimana pasien-pasien Covid-19 terus terjadi penurunan, tapi inikan bukan jangka pendek, kedepan kita tidak tahu virus apalagi yang akan datang sehingga tentu kita harus mempersiapkan diri,” ucapnya.

Nurdin Abdullah juga mengatakan bahwa dengan diresmikannya ruangan ini, Sulsel akan menjadi pusat rujukan penyakit infeksi.

“Tapi saya yakin ini Insyaallah akan menjadi pusat rujukan untuk penyakit-penyakit yang punya infeksi termasuk Covid-19 ini,” tambahnya.

Masyarakat Sulawesi Selatan boleh berbangga memiliki rumah sakit yang representatif, yang dilengkapi Wifi dan TV, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melakukan isolasi bagi masyarakat yang terpapar, terutama yang ODP dan PDP maupun yang OTG

Untuk diketahui, dukungan tenaga kesehatan pun sangat mencukupi terdiri dari 10 dokter ahli paru, 15 dokter anastesi,10 dokter ahli gizi, 10 dokter labolatorium, 13 dokter analisis laboratorium dan 2 dokter penyakit dalam beserta 6 tim manajemen disaster.

Sedangkan untuk jumlah ventilator RSUD Sayang Rakyat memiliki 10 ventilator dan RSUK Dadi Sulsel memiliki 12 ventilator.

Reporter: Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini