Faktual.net,Palu,Sulawesi Tengah – Upaya mempererat hubungan antara pelaku usaha dan sektor perbankan di Sulawesi Tengah diwujudkan melalui kolaborasi antara Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Tengah dan Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Kantor Bank BTN Cabang Palu, Rabu (4/11/2026). Kemitraan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem usaha, memperluas peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berupaya membuka peluang lebih luas bagi anggota APINDO untuk memperoleh akses terhadap berbagai produk dan layanan perbankan.
Kemitraan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dukungan pembiayaan bagi kegiatan usaha, sekaligus menghadirkan ruang komunikasi dan konsultasi antara pengusaha dengan pihak perbankan.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua APINDO Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, didampingi Wakil Ketua IV, Musafir Muhaemin, S.T. Turut hadir Rudy Saputra dari Bidang Jasa Konstruksi dan Real Estate, Handri Pinatik dari Bidang Pertanian, Perkebunan dan Perikanan, serta Ricky Tjui yang membidangi Investasi PMDN dan PMA.
Jajaran pengurus lainnya yang turut mengikuti kegiatan tersebut yakni Rony Sandhi, S.E. dari Bidang Humas dan Publikasi serta Leopold Mandagie dari Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah.
Sementara dari pihak Bank BTN Cabang Palu, hadir Branch Manager Herry Gerald Talupun bersama Deputy Business BTN Palu, Theresia Rigatri Lawoliyo. Turut mendampingi SME & CP Manager BTN Palu, Kevin Jorgi Manik, Funding & Transaction Manager BTN Palu, Yayuk Sari Andayani, serta Consumer Lending Manager BTN Palu, Hary Purnomo.
APINDO Sulawesi Tengah memandang keterlibatan lembaga perbankan dalam mendukung ekosistem usaha sebagai salah satu faktor penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.
Dukungan finansial serta layanan perbankan dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, memperkuat produktivitas, sekaligus memperluas peluang pengembangan bisnis di berbagai sektor strategis.
Kolaborasi APINDO dan BTN berpotensi mendukung pengembangan sejumlah sektor unggulan di Sulawesi Tengah, mulai dari konstruksi dan real estate, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga investasi melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Dengan terjalinnya kemitraan ini, APINDO Sulawesi Tengah dan BTN Cabang Palu berharap hubungan kerja sama dapat terus berlanjut melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi anggota APINDO, nasabah BTN, masyarakat, serta dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Sinergi kedua pihak diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sektor usaha, mendorong investasi, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di Sulawesi Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, DPP APINDO Sulawesi Tengah dan Bank BTN Cabang Palu secara khusus juga membahas peluang pengembangan usaha budidaya ikan sidat di Sulawesi Tengah.
Kedua pihak sepakat bahwa sektor perikanan budidaya, khususnya ikan sidat, memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.
Sebagai tindak lanjut dari pembahasan tersebut, APINDO Sulawesi Tengah bersama BTN Cabang Palu akan segera menyusun skema pembiayaan yang tepat dan sesuai dengan karakteristik usaha budidaya ikan sidat.
Skema pembiayaan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan investasi, pembangunan sarana dan prasarana budidaya, pengembangan kapasitas produksi, hingga penguatan rantai pasok dan hilirisasi produk perikanan.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya mendorong keterlibatan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan dan memiliki nilai tambah bagi perekonomian Sulawesi Tengah. (*)













