Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Buntut Postingan Ancha Mayor di media sosial Facebook. Tantang DPRD dan Bupati Sinjai. Kalau Perlu Hadirkan KPK. Kamis, (22/04/2021)
Beberapa waktu lalu Andi Seto Gadista Asapa Bupati Sinjai melaporkan Ancha Mayor ke pihak penegak hukum wilayah kabupaten Sinjai. terkait salah satu postingan di akun Facebook Ancha Mayor yang di anggap melanggar hukum. tahap Proses persidangan pun sudah berlangsung.
Di media sosial Facebook Ancha Mayor memuntahkan berbagai masukan dan keritikan, tak tanggung-tanggung sedikitnya tiga postingan.
Bahkan Kali ini postingannya menantang Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Sinjai Bersama bupati sinjai terkait isi rekomendasi yang di bacakan saat rapat paripurna DPRD.
Postingan pertama :Ancha Mayor menuliskan secara visual di caption postingannya bahkan ia meminta kalau perlu hadirkan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK).”Saya tantang DPRD Sinjai & Bupati Sinjai Kalau Rekomendasi Yang dibacakan di Rapat Paripurna kemarin bukan hal yang disegaja bila perlu, panggil KPK untuk melihat Faktanya.
Salah satu Poin dalam Rekomendasi Hasil Pansus LKPJ Bupati Sinjai Tahun 2020 pada Rapat Paripurna”
Saya yakin, ada oknum anggota Dewan yang bermain”tulis Ancha di akun Facebooknya.
Mencengangkan, tertulis postingan kedua “Menyeleksi Isi Kresek Merek, siapa penyumbang terbesar”
“Suatu hari, seorang Bupati mau menganulir hasil seleksi jabatan, artinya, hasil seleksi tidaklah murni”.
Pukul 19:59 Rabu malam 21 April 2021.Andi Darmawansyah atau akrab disapa Ancha Mayor sangat identik dengan istilah Latuyul dikonfirmasi wartawan online dan cetak terkait status laporan yang menyeretnya berurusan dengan hukum.
Sesuai rilis Ancha Mayor melalui sambungan WhatsApp.
“Sampai hari ini, saya selaku Terlapor, juga bertanya-tanya, terkait Laporan Bupati Sinjai, kenapa lama prosesnya, prosesnya tidak sama dan jauh berbeda dengan laporan sebelumnya yang dilakukan Kadis Kesehatan (dr.Dedet) bersama 16 Kapus lainnya, yang terkait masalah Pemotongan Dana Kapitasi, mungkin mau dihentikan, tapi kalau mau dihentikan, apa alasannya”.
Selang beberapa menit kemudian Media ini melakukan konfirmasi via WhatsApp Kepada Andi Seto Gadista Asapa Bupati Sinjai hingga berita ini diterbitkan media ini belum mendapat tanggapan meski kontak wa bupati sinjai di kabarkan dalam keadaan aktif .entah pesan singkat media ini belum dibaca. Tutup Supriadi.
Editor : Dzul
















