FAKTUAL.NET, JAKARTA – Wabah virus corona (covid-19) telah menjadi permasalahan dunia yang cukup pelik. Di Indonesia sendiri angka terjangkit positif Covid-19 mencapai 6.248 orang. Hal itu dikatakan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Sabtu (18/4/2020) sore.

Ketua Panitia Jurnalis Peduli Cegah Covid-19, Zefri Sani Siregar menyebut wabah corona telah menutup berbagai aspek, termasuk terputusnya perekonomian. “Kita sepakat bahwa sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi, temen-teman wartawan harus diperhatikan, terlebih keluarga mereka. Itukan yang dilupakan oleh pemerintah.“ ucapnya lepas memberikan paket sembako di depan gedung Dewan Pers, Sabtu (18/4/2020) siang.

Zefri juga menjelaskan ketika pemerintah mengajak semua lapisan masyarakat untuk di rumah saja sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, namun jurnalis terlupakan. “Kita hanya mengingatkan pemerintah, institusi Polri maupun TNI, khususnya di DKI Jakarta agar lebih peka dan segera merespon teriakan para jurnalist dan keluarganya.“ urai Zefri.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui Forum Wartawan Jakarta (FWJ) inilah Top Metro berkeyakinan akan terakomodir dengan baik dan amanah.
Sementara Ketua Forum Wartawan Jakarta, Mustofa Hadi Karya yang sering disapa Opan ini mengapresiasi gagasan real media Top Metro dalam bentuk realisasi langsung dengan memberikan paket sembako ke sejumlah wartawan. Meski diakuinya masih banyak yang belum mendapatkan.
“Saya apresiasi untuk media Top Metro melalui bung Zefri Siregar, kepada komisi VI DPR RI, dan kepada BNI yang telah ikut andil dalam penerapan kelayakan subsidi ke kawan-kawan jurnalis. Ini baru sebagian kecil yang menerima dan masih ada sekitar 200 wartawan yang belum terbagi,“ beber Opan.
Opan berharap untuk perhatian Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan DPRD Jakarta untuk segera menyalurkan bantuannya ke Forum Wartawan Jakarta sebagai bentuk kepekaan dan kepeduliannya terhadap insan pers.
“Saya sentil Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang masih menutup mata dan tidak peka terhadap keberadaan kami, saya juga menyinggung Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan DPRD yang mungkin menganggap remeh dampak wabah covid-19 bagi kehidupan jurnalis.“ pungkasnya. (Hendriko Siahaan)















