Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EdukasiInformasi

Agrowisata California Jadi Pusat PKM, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Integrated Farming

×

Agrowisata California Jadi Pusat PKM, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Integrated Farming

Sebarkan artikel ini

 Lamimin, S.E. Sharing Inspirasi Bisnis: Membangun Ketahanan Pangan melalui Integrated Farming di Agrowisata California

 

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

 

faktual.net, Konsel, Sultra – Agrowisata California, Desa Tanea–Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan menjadi tuan rumah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Selasa, 2 September 2026.

Kegiatan ini mengusung tema pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan lokal melalui penerapan konsep Integrated Farming atau pertanian terpadu.

PKM ini menghadirkan rombongan delegasi dari empat perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Mereka adalah Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang dipimpin Dekan FISIP Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si., Universitas Putra Jaya Malaysia dipimpin Prof. Halizah Abdul Rahman dan Prof. Rusli Abdullah, Universitas Teuku Umar Aceh dipimpin Dr. Afrizal Tjoetra, S.Pd., S.Sos.,M.Si., serta Universitas Abulyatama Indonesia Aceh dipimpin Dr. Lensoni.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Cialam Jaya, tokoh masyarakat, dan para petani setempat.

Integrasikan Pertanian, Peternakan, dan Energi
Dalam sesi utama, Lamimin, S.E., Owner Agrowisata California sekaligus Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyampaikan materi _Sharing Inspirasi Bisnis: Membangun Properti Syariah dan Konsep Integrated Farming.

Baca Juga :  "Udah Mulai Kecium Baunya",Warga Keluhkan Bau Aroma Genangan Air Sukapura Jakut

Lamimin menjelaskan bahwa Integrated Farming adalah sistem pertanian yang mengintegrasikan pertanian, perkebunan, peternakan, pengolahan limbah, energi, dan wisata edukatif dalam satu ekosistem berkelanjutan.

“Contohnya limbah dari peternakan kuda dan ayam kampung, serta limbah organik rumah tangga. Semua itu bisa kita olah melalui fermentasi menjadi kompos dan media tanam. Dengan begitu limbah tidak lagi jadi masalah, tapi jadi sumber daya yang bermanfaat sekaligus menekan biaya produksi,” kata Lamimin.
Kunjungan Lapangan dan Ekonomi Sirkular
Usai pemaparan, para delegasi melakukan kunjungan lapangan. Mereka meninjau langsung unit peternakan lebah, peternakan kuda dan ayam kampung, serta pengolahan limbah organik menjadi komposter.

Selain itu, peserta juga mendapat edukasi tentang ekonomi sirkular dan rintisan pengelolaan limbah plastik melalui teknologi pirolisis.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan gagasan dan inovasi baru. Tujuannya untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan di tengah tantangan krisis

Tanggapi Berita Ini