Example floating
Example floating
Berita

Diduga Gegara Perempuan, Seorang Pemuda Dikeroyok Teman Kerjanya

×

Diduga Gegara Perempuan, Seorang Pemuda Dikeroyok Teman Kerjanya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.net, Serang – Alasan sakit hati dan dendam memang bisa membuat orang menjadi nekat. Bahkan, melakukan perbuatan yang mampu menyeret mereka ke jalur hukum.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa pemuda yang kejadiannya sempat terekam CCTV dan kini videonya viral.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Terjadi di Kampung Wanasari Sabrang, Desa Junti, Kecamatan Jawillan Kabupaten Serang, tepatnya di depan toko milik warga ini terlihat seorang pemuda dikeroyok beberapa teman kerjanya yang sama sama bekerja di PT Prima Indah Lestari (PT PIL) pabrik yang memproduksi kabel.

Awak media sempat mendatangi lokasi kejadian, pemilik warung Karmin (53) membenarkan kejadian yang terekam di CCTV miliknya terjadi didepan warungnya. Selasa (21/12/2021)

“Benar video yang viral kejadiannya disini (warung) pelaku semuanya karyawan pabrik kabel saat pulang kerja sekitar jam 17.00 WIB,”  ucap Karmin.

Diduga motif cemburu, Karmin kembali menjelaskan kalau persoalan dilatarbelakangi asmara.

Baca Juga :  Dugaan Perusakan Tanaman Kopi di Gowa, Usai Mediasi Kekeluargaan Pemilik Kebun Justru Dilaporkan ke Polisi

“Ributnya masalah cewek, yang dikeroyok satu orang dan pelakunya masih teman satu kerja nya, kalau cewek nya sih orang sini juga kampung sebelah (kampung wanasari kidul), kalau yang di pukuli saya ga tau katanya orang ngontrak,” tutupnya.

Awak media sempat mendatangi polsek Jawilan, bertemu kanit reskrim menjelaskan belum ada laporan masuk terkait pengeroyokan terjadi di depan pabrik yang memproduksi kabel di lokasi desa Junti tersebut.

Sempat meminta konfirmasi ke pihak PT PIL lewat pesan singkat, Lopan menjelaskan bahwa kejadiannya di luar area pabrik.

“Saya dapat info, bahwa mereka anak itu ribut karena cewek/pacar, tidak ada hubungan dengan pekerjaan dan kejadian diluar perusahaan,” kata Lopan.

Awak media sempat mendatangi rumah korban, namun saat di lokasi di BTN Junti belum ditemui karena sedang bekerja. (Red)

Tanggapi Berita Ini