Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Sijago merah mengamuk dan hanguskan bangunan semi permanen jenis rumah panggung di Dusun Polewali, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Rabu (23/06/2021).
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat Kapolsek Sinjai Borong Iptu Ambo Syahrir, SE bersama anggota mendatangi tempat terjadinya kebakaran.
Kejadian tersebut Kapolsek Sinjai Borong Iptu Syahrir sempat dikonfirmasi terkait musibah yang dialami warga binaannya.
“Iya betul dinda, ada Kebakaran terjadi sekitar sekitar 20:00 Wita. Itu pemilik rumah namanya pak Marsuki (38), pekerjaan Petani bertempat di Dusun Polewali Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai,” ucapnya.
“Isteri korban memasak air pada dapur tungku lalu meninggalkannya sehingga api diduga terjatuh kelantai kayu dan membesar dan membakar rumah dan isinya hingga rata dengan tanah” tambahnya.
Bahwa adanya peristiwa yang alami istri korban shock dan sempat dibawa ke Puskesmas.
“Atas peristiwa tersebut korban akan merasa terpukul shock, dan sempat dibawa di puskesmas untuk diperiksa dan sudah pulih, saya juga dari lihat kondisi istrinya di puskesmas namun sudah baikan jadi sudah dikasih kembali” jelasnya.
Atas kejadian itu Kapolsek bersama anggota mendatangi TKP, pulbaket dan berkoordinasi pemerintah setempat, sekali gus beri himbauan kepada warga binaannya agar selalu memperhatikan dan menjaga keamanan apabila meninggalkannya rumahya.
Kapolsek ungkap kronologis kejadiannya. Berawal ketika isteri korban (Per) Ani memasak air di dapur dengan menggunakan kayu bakar sekitar pukul 19.30 Wita. Lalu ia meninggalkannya masuk ke rumah batu sebelahnya untuk melipat pakaian.
Tepat pukul 20.00 Wita tiba-tiba api berkobar dari arah dapur rumah kayu tersebut yang mana di situ banyak tumpukan kayu bakar kering tepat di samping dapur tunggu sehingga api berkobar sangat cepat.
Sehingga tidak dapat dikuasai dipadamkan dengan cepat melalap rumah kurang dari 30 menit hingga rata dengan tanah.
Namun Kobaran api tersebut sempat menyambar rumah batu milik korban yang ada di sebelah kirinya namun api yang melalap rumah batu tersebut dapat dikuasai oleh warga yang membantu korban memadamkan kobaran api yang membakar rangka dan kusen rumah tersebut.
Sedangkan Kerugian akibat kebakaran tersebut yakni; satu Unit mesin pompa air merk Honda, enam (6) karung padi kering, satu (1) karung kopi kering, Alat-alat pertukangan kayu, satu(1) unit rumah panggung dan Korban jiwa nihil (tidak ada) dengan total Kerugian materil ditaksir sekitar Rp. 50.000.000-. (lima puluh juta rupiah).
Editor: Dzul
















