Faktual.Net, Sinjai, Sulsel – Setiap orang memiliki hak membela diri atau membantah perbuatan yang pernah nyata dilakukan demi menyelamatkan diri dan orang lain.
Apalagi orang tersebut mendapat tekanan dari berbagai pihak terpaksa berbohong.
Namun demikian hati nurani yang menentukan kebenarannya.
Berita terkait: https://faktual.net/disinyalir-bupati-sinjai-minta-setoran-apkan-perihatin/
Hati nurani tidak pernah bohong tidak hianat dan tidak munafik.
Terkait postingan Ancha Mayor dari saya Suratman mappaseling mantan Direktur PDAM Sinjai kembali menegaskan bahwa itu benar adanya. Jum’at (21/05/2021)
“Demi Allah Subehanahu Wataala dan mengucapkan dua kalimat syahadat Ashaduallah ilaha illallah Waasyhadu anna Muhammadarrasulullah:Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Saya bersaksi Muhammad adalah Rasul (Utusan) Allah” ucapnya
Setiap orang berhak keberatan dan melaporkannya kepada yang berwajib demi tegaknya hukum dan keadilan.
“Inshaa Allah saya siap menghadapi sampai kapanpun dan dimanapun. Allah tidak Buta Allah maha melihat, Allah tidak Tuli Allah Maha Mendengar, Allah Maha Adil dan Bijaksana” katanya
Kalau didunia ini ada alat super canggih ciptaan manusia bisa mendeteksi kebohongan manusia dengan akurat 100% buat apa berbohong tetapi nanti dihadapan Allah dipadang masyar tidak ada ampun bagi orang yang suka berbohong membolak balikkan fakta karena yang menjawab kebohongan itu adalah seluruh anggota tubuh manusia itu sendiri.
“maka dari itu mau jujur, mau bohong didunia ini monggo silahkan anda sendiri yang berbuat pasti menerima ganjarannya”.tuturnya
“Untuk itu saya menantang silahkan mengikuti cara saya ini bersumpah demi kebenaran dan keadilan kalau berani monggo”.tandasnya
“Bersumpah lah dihadapan Allah dan seluruh rakyat Indonesia khususnya di bumi Panrita Kitta ini seluruh rakyat Kabupaten Sinjai”. Tutupnya.(ril)
Sampai berita ini di terbitkan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa Belum memberikan keterangan resmi
Sumber: AM
Editor : Dzul
















