Example floating
BeritaDaerah

Peringati Hari Nelayan Nasional ke-61, LKP se-Sultra dan Himapikani Wilayah VI akan Gelar Ekspedisi Hijau

×

Peringati Hari Nelayan Nasional ke-61, LKP se-Sultra dan Himapikani Wilayah VI akan Gelar Ekspedisi Hijau

Sebarkan artikel ini
📷Foto Samping kiri, Alim Amri Nusantara Koordinator Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) wilayah VI dan samping kanan, Hasim selaku koordinator Dewan Pertimbangan Wilayah Himapikani VI (Sulawesi).

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Dalam momentum memperingati Hari Nelayan Nasional yang ke-61, Lembaga Kemahasiswaan Perikanan (LKP) se-Sultra dan Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) Wilayah VI akan menggelar kegiatan ekspedisi hijau se-Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hari nelayan Nasional diperingati sebagai bentuk mengapresiasi jasa para nelayan Indonesia dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein dan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Yang diperingati pada hari ini, (6/4/2021).

Melalui Alim Amri Nusantara Kordinator Himapikani wilayah VI, menyampaikan bahwa hari nelayan bukan hanya simbolitas semata, tetapi juga menjadi momentum agar semua untuk berbuat yang terbaik untuk para nelayan, karena sudah diketahui bersama bahwa negara Indonesia adalah negara maritim, dengan lautan yang luas. Olehnya itu, seharusnya sektor perikanan dapat memberikan arah kebangkitan ekonomi baru, tapi kenyatanya hal ini belum terealisasikan yang dibuktikan dengan masih kurangnya kesejahteraan nelayan itu sendiri.

“Untuk merealisasikan itu marilah kita sama-sama bahu membahu, untuk menjadikan laut sebagai harapan baru untuk sektor ekonomi dan nelayan sebagai ujung tombaknya, contohnya seperti nelayan di Sulawesi seharusnya lebih diperhatikan lagi. Mayoritas nelayan di Sulawesi dihadapkan oleh persoalan reklamasi, seperti kota Makassar dan Kendari yang dimana ini sangat merugikan kaum nelayan karena harus bersusah payah mencari ikan dan ditambah lagi dampak reklamasi yang merusak ekosistem laut itu sendiri sehingga menyebabkan menurunnya populasi Ikan,” ujar Alim Nusantara, kepada media Faktual.Net.

Baca Juga :  Bupati Sleman Terima Panitia PEWARNA Award DIY 2026, Apresiasi Agenda Penghargaan dan Doa Lintas Agama

Sementara itu, Hasim selaku koordinator Dewan pertimbangan Wilayah Himapikani VI (Sulawesi), memastikan dalam peringatan momentum besar hari nelayan, mahasiswa perikanan terkhusus mahasiswa Perikanan provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terdiri dari LKP UHO, LKP UMK, LKP Unidayan, LKP STIP Wuna Raha dan USN Kolaka, akan menggelar kegiatan yang bernama Ekspedisi Hijau se-Sultra dengan mengangkat tema “Kampanye Stimulan Reboisasi Alam”. Adapun bentuk kegiatan ini adalah mengelilingi wilayah Sultra dengan aksi penanaman pohon manggrove di daerah pesisir yang notabenenya telah mengalami abrasi karena aktivitas manusia itu sendiri, seperti eksploitasi hutan manggorove, penambangan dan lain-lain.

“Yang diketahui secara bersama bahwa daerah Sultra adalah salah satu daerah pertambangan terbesar di Indonesia, maka bisa dipastikan kondisi alamnya pun dominan rusak diakibatkan dari proses penambangan,” ungkapnya.

Hasim juga selaku ketua panitia, dalam kegiatan ekspedisi hijau, ia mengungkapkan telah menyantuni beberapa instansi terkait seperti DLH prov Sultra, DKP Sultra, Dinas kehutanan Sultra, dan Balai Das dan Hutan Lindung Sampara Sultra.

“Dari beberapa instansi ini menuai tanggapan positif dan siap berpartisipasi dalam kegiatan ekspedisi Hijau se Sultra karena sejatinya kegiatan ini adalah yang patut dilakukan dalam melestarikan alam Sultra,” pungkasnya.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini