Faktual.Net. Sinjai, Sulsel, – Kelainan kongenital atau lebih dikenal dengan sebutan cacat bawaan sejak lahir di sebut Atresia Ani. Merupakan Kasus yang terjadi akibat kegagalan terbentuknya lubang anus.
Sesuai rasio, pada 2000 sampai 5000 kelahiran, ditemukan satu bayi mengalami kelainan pada anatomi usus besar bagian pembuangan, misalnya Muh. Fakhri Zakri, bayi yang berumur 1 bulan lebih lahir dengan kondisi abnormal, diduga tidak mempunyai lubang dubur (anus).
Bayi tersebut lahir dari pasangan suami istri Edi dengan Mariati yang tinggal di Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, ini mengalami kelainan pada tubuhnya.
Memperjelas (dalam bahasa Bugis, Mappinessa) informasi tersebut, Andi Debi Yudhista Asapa tergerak memberikan bantuan kepada bayi di Sinjai yang mengalami kelainan. Selasa (06/04/2021)
Melalui orang kepercayaannya, ia menyerahkan bantuan, berupa sejumlah uang guna meringankan beban keluarga selama proses operasi.
“Mudah-mudahan anak ini bisa sehat dan normal seperti anak pada umumnya, selepas operasi” kata Amiruddin Mappinesa, selaku tokoh pemuda kabupaten Sinjai yang menyerahkan langsung bantuan dari Andi Debi, sembari didampingi keluarga bayi.
Anto sapaan akrab Amiruddin Mappinesa, juga berharap kepada keluarga bayi tersebut untuk tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini.
Sementara pihak keluarga sangat bersyukur atas bantuan dari para dermawan, terutama Andi Debi.
“Terima kasih banyak kepada Andi Debi atas bantuannya ke keluarga kami yang kurang mampu dalam menjalani proses operasi. Saya juga mengapresiasi pemerintah daerah sinjai atas atensinya, membantu banyak hal dalam kejadian ini” kata pihak keluarga, Asmar Bahar.
Asmar juga sangat mengapresiasi upaya Andi Debi yang tidak lain merupakan kakak kandung Bupati Sinjai sendiri. Sebab masih sempat membantu warga kurang mampu di tengah kesibukannya.
Selain itu pihak keluarga juga mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas rumah singgah yang di siapkan oleh pemerintah daerah Sinjai di Makassar.
“Kita sudah punya tempat kalau ada keluarga dijenguk, itu sangat membantu” tutup Asmar.
Editor:Dzul
















